Opini

Ibu Cerdas di Era Digital

“Perempuan Berdaya Indonesia Maju” merupakan tema yang diusung pada Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-94 tahun 2022, 22 Desember

Editor: bakri
IST
SRI MULYATI MUKHTAR SKM MKM, Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Madya pada RSU Cut Meutia Aceh Utara 

Ibu harus terus menambah pengetahuannya seperti seputar penggunaan media dan teknologi bagi anak, sesuai American Academy of Pediatrics (AAP), telah mengeluarkan rekomendasi konsumsi media untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan oleh konsumsi media yang berlebihan.

Salah satu rekomendasi AAP adalah pembatasan konsumsi media selama satu jam sehari bagi anak usia dini.

Inilah alasan mengapa sebagai wanita perlu mempelajari peran ibu di era digital, kini telah hadir di depan mata dengan segala tantangan dan peluangnya.

Tantangannya adalah dampak negatif yang tak bisa terelakkan dari kemajuan digitalisasi ini.

Penyalahgunaan media sosial seperti penyebaran hoaks, konten negatif, pornografi, kekerasan, ujaran kebencian, bahkan paham radikalisme dan intoleransi sulit dibendung.

Bermunculan pula kasus terlambatnya tumbuh kembang anak serta gangguan fisik dan mental yang disebabkan oleh kecanduan gawai.

Anakanak tidak lagi beraktivitas fisik secara wajar karena hanya duduk memandang gawai dengan gerakan jari jemari yang kaku.

Akibatnya meningkatnya angka obesitas yang berujung timbulnya penyakit degeneratif di usia dini karena kurangnya aktivitas fisik.

Di lain sisi, kita juga tidak dapat memungkirinya jutaan peluang dan kemudahan yang muncul karena perkembangan teknologi digital.

Media sosial, aplikasi chatting, dan video call mampu mendekatkan keluarga, sahabat dan rekan yang terpisah oleh jarak secara fisik.

Baca juga: Untuk Pesan WhatsApp, Ini 25 Ungkapan Kasih Sayang untuk Ibu Tercinta di Hari Ibu 2022 

Banyaknya saluran edukasi online memberi kesempatan bagi semua orang termasuk anak-anak untuk menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja.

Teknologi digital juga dapat digunakan untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi aktivitas seharihari seperti muncul usahausaha online.

Kini ibu tidak boleh lagi gagap teknologi dan buta literasi digital.

Ibu bertanggung jawab untuk mempersiapkan masa depan anak-anaknya sebaik mungkin.

Salah satu cara adalah mempelajari beragam tantangan pengasuhan di era digital.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved