Selasa, 14 April 2026

Bantuan Sosial

Relawan Serahkan Bantuan Rumah Hasil Donasi Rp 10 Ribu per Bulan kepada Duafa di Aceh Singkil

Perwakilan Penggerak GARDA Indonesia wilayah Aceh Singkil-Subulussalam, H. Wahidin di dampingi Darwis, ST sampaikan terimakasih kepada donatur, sehing

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/dok Darwis
Komunitas Gerakan Relawan Rumah Dhuafa Indonesia atau Rumoeh GARDA Indonesia, serahkan kunci rumah baru kepada Ali Asa warga Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Kamis (28/12/2022). 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Komunitas Gerakan Relawan Rumah Dhuafa Indonesia atau Rumoeh GARDA Indonesia, menyerahkan kunci rumah baru kepada Ali Asa warga Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Kamis (29/12/2022).

Penyerahkan kunci menyusul selesainya pembangunan rumah layak huni berkode R003 tersebut.

Sebelumnya keluarga Ali Asa menempati rumah sederhana berkontruksi kayu dengan satu kamar tidur. Kondisinya tidak layak dihuni, apa lagi keluarga itu memiliki 5 orang anak.

Setelah menerima kunci maka keluarga itu bisa tinggal di rumah layak huni.

Rumah bertipe 4x12 itu merupakan hasil pengumpulan donasi melalui gerakan berbagi Rp 10 ribu per bulan dengan tagar #gerakan10ribu oleh komunitas GARDA Indonesia.

Sekelompok Polisi di NTT Diduga Aniaya ODGJ, Korban Ditemukan Babak Belur dan Tangan Terikat

Perwakilan Penggerak GARDA Indonesia wilayah Aceh Singkil-Subulussalam, H. Wahidin di dampingi Darwis, ST sampaikan terimakasih kepada donatur, sehingga berhasil membangun rumah melalui donasi Rp 10 ribu per bulan.

"Kami berterimakasih kepada para penggerak dan donatur GARDA Indonesia khususnya di Aceh Singkil dan Subulussalam, harapan kita tahun 2023 kita mampu untuk membantu warga lainnya yang membutuhkan," jelas H Wahidin.

Menurutnya pembangunan rumah menghabiskan dana sebesar Rp 71.892.000. Seluruh pembiayaannya bersumber dari kas GARDA Indonesia.

"Jumlah tersebut terdiri dari bahan dan alat sebesar Rp 51.892.000 dan ongkos tukang Rp 20.000.000," rinci Darwis, ST dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Jumat (30/12/022).

Inisiator Program GARDA Indonesia, Aduwina Pakeh, MSc yang merupakan Dosen Universitas Teuku Umar menyampaikan bahwa pembangunan rumah bersumber dari donasi rutin anggota dan donatur tetap sebesar Rp 10 per bulan.

Disebutkan sejak dimulai 8 Juli 2020 lalu hingga 29 Desember 2022, jumlah donatur yang telah ikut bergabung dalam GARDA Indonesia sebanyak 4.951 orang tersebar di berbagai wilayah Nusantara.

Pihaknya menargetkan jumlah donatur yang bergabung mencapai 10.000 orang. Sehingga kedepan melalui gerakan donasi Rp 10 ribu mampu membangun 1 unit rumah layak huni setiap bulannya.

"Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh, agar cita-cita kita bersama untuk membantu membebaskan rakyat Aceh dari hunian tidak layak huni ke rumah yang layak huni akan tercapai," pintanya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut bergabung sebagai anggota atau donatur di program GARDA Indonesia dipersilahkan hubungi penggerak yang sudah duluan bergabung. Bisa juga menghubungi nomor WhatsApp 082166725955 atas nama Aduwina Pakeh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved