Breaking News:

Mihrab

Empat Pilar Penting Mewujudkan Kejayaan Aceh

Dr Tgk Zulkhairi MA menyebut ada banyak diskusi yang berkembang di Aceh acap kali membahas harapan-harapan agar daerah ini bisa menjadi semakin baik

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dr Tgk Zulkhairi MA 

DOSEN Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Tgk Zulkhairi MA menyebut ada banyak diskusi yang berkembang di Aceh acap kali membahas harapan-harapan agar daerah ini bisa menjadi semakin baik.

Tentunya, kata dia, semua pembahasan yang dilakukan orang Aceh pasti merindukan kejayaan Aceh di tengah berbagai fenomena ketimpangan yang terjadi saat ini.

"Kalau kita ingin mengembalikan kejayaan Aceh, maka kita harus memenuhi syarat-syarat agar kita pantas meraih kejayaan.

Karena tidak mungkin kejayaan akan hadir begitu saja tanpa perjuangan dan kerja keras untuk memantaskan diri meraihnya," ujar Zulkhairi, Kamis (5/1/2023).

Untuk mewujudkan kejayaan Aceh bahkan Indonesia, ternyata Islam sudah memberikan penjelasan tentang perkara ini sehingga semestinya dapat menjadi pedoman untuk diyakini.

Tgk Zulkhairi menyebut, dalam kitab Duratun Nashihin disebutkan bahwa kunci tegaknya sebuah negeri itu ada empat perkara.

"Jadi pilar ini mesti ada dan kita penuhi karena keutamaannya masing-masing.

Karena tanpa salah satunya maka tangga menuju kejayaan umat Islam tidak akan bisa ditegakkan," imbuhnya.

Pilar pertama ialah ilmunya para ulama.

Dikatakannya, jika ingin Aceh kembali berjaya, maka jelas bahwa nasihat-nasihat ulama harus didengar dan menjadi bahan penyusunan kebijakan.

Saat ini dapat dilihat bahwa masyarakat Aceh sangat antipati ketika melihat para ulama mulai menyeru kepada perbaikan tatanan politik Aceh.

Baca juga: Tegakkan Syariat Islam di Abdya, Pj Bupati Ajak Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat

Baca juga: Dinas Syariat Islam Kerahkan Seluruh Pegawainya untuk Bersihkan Masjid Raya Baiturrahman

"Di media-media sosial tidak sedikit komentar-komentar netizen yang justru menyerang para ulama saat menyerukan perbaikan politik.

Tapi anehnya di sisi lain mereka berharap ulama agar berpartisipasi membangun Aceh," papar Sekjen Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh ini.

Sejatinya, para ulama senantiasa memberikan pencerahan-pencerahan kepada umat melalui semua sarana yang tersedia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved