Internasional
Penyebab Pesawat Yeti Jatuh Dalam Cuaca Cerah Masih Dalam Penyelidikan, Kesalahan Manusia Atau Mesin
Seorang saksi mata yang merupakan penduduk lokal Nepal mengatakan mendengar suara ledakan keras, seperti ledakan bom.
SERAMBINEWS.COM, KATHMANDU - Seorang saksi mata yang merupakan penduduk lokal Nepal mengatakan mendengar suara ledakan keras, seperti ledakan bom.
“Saya sedang berjalan ketika mendengar ledakan keras, seperti bom meledak,” kata saksi Arun Tamu (44).
Dia berada sekitar 500 meter dan melakukan video live streaming dari puing-puing yang terbakar di media sosial.
Penyebabnya belum diketahui tetapi sebuah video di media sosial menunjukkan pesawat berbaling-baling ganda itu membelok tiba-tiba dan tajam ke kiri saat mendekati bandara Pokhara.
Sebuah ledakan keras mengikuti.
Para ahli kepada AFP, Selasa (17/01/2023) mengatakan tidak jelas dari klip tersebut apakah kesalahan manusia atau kerusakan mekanis yang harus disalahkan.
Baca juga: Pesawat Yeti Airlines Meledak di Nepal, Pejabat Lokal: Semuanya Tewas, Kotak Hitam Ditemukan
Apalagi, kondisi cuaca cerah saat pesawat penumpang itu jatuh.
Kotak hitam dari pesawat buatan ATR yang berbasis di Prancis itu belum ditemukan.
Para ahli dari badan investigasi kecelakaan Prancis dijadwalkan tiba di Nepal pada Selasa (17/01/2023), kata badan itu.
Raj Dhungana, paman dari salah satu penumpang, Sangita Shahi yang berusia 23 tahun, mengatakan di luar rumah sakit di Pokhara seluruh keluarganya berduka.
Dia menggambarkan salah seorang korban seorang wanita muda yang sangat berbakat merupakan seorang mahasiswa di Katmandu.
Korban menjalankan studio rias sambil bekerja di platform bisnis online sebagai sampingan.
Baca juga: Kotak Hitam Pesawat Yeti Airlines Akhirnya Ditemukan
"Tuhan telah mengambil orang yang begitu baik," katanya.
Menurut kantor berita Press Trust of India, pilot Anju Khatiwada bergabung dengan sektor penerbangan Nepal setelah suaminya tewas saat menerbangkan pesawat penumpang kecil pada 2006.
Industri penerbangan Nepal telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, membawa barang dan orang di antara daerah yang sulit dijangkau, serta mengangkut pendaki gunung asing.
Sisa Rumah Firaun di Bawah Tanah Mesir Beredar Luas Media Sosial, Apa yang Sebenarnya Terjadi? |
![]() |
---|
Vietnam Tingkatkan Tunjangan Guru 70 Persen Hingga 100 Persen Bagi Guru di Wilayah Tertinggal |
![]() |
---|
Agni-V Meluncur! Perlombaan Rudal India dan Pakistan Memanas, India Kirim Sinyal Keras ke China? |
![]() |
---|
Satria Kumbara Meringis Kesakitan, TNI Tegaskan Tak Lagi Bertanggung Jawab Kepada Pengkhianat Negara |
![]() |
---|
The Fed Siap Tekan Suku Bunga, Wall Street Bergairah, Trump Ngamuk Lagi? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.