Internasional

Penyebab Pesawat Yeti Jatuh Dalam Cuaca Cerah Masih Dalam Penyelidikan, Kesalahan Manusia Atau Mesin

Seorang saksi mata yang merupakan penduduk lokal Nepal mengatakan mendengar suara ledakan keras, seperti ledakan bom.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Tentara dan tim relawan menyisir lokasi jatuhnya pesawat penumpang Yeti Airlines pada Minggu (15/01/2023). 

SERAMBINEWS.COM, KATHMANDU - Seorang saksi mata yang merupakan penduduk lokal Nepal mengatakan mendengar suara ledakan keras, seperti ledakan bom.

“Saya sedang berjalan ketika mendengar ledakan keras, seperti bom meledak,” kata saksi Arun Tamu (44).

Dia berada sekitar 500 meter dan melakukan video live streaming dari puing-puing yang terbakar di media sosial.

Penyebabnya belum diketahui tetapi sebuah video di media sosial menunjukkan pesawat berbaling-baling ganda itu membelok tiba-tiba dan tajam ke kiri saat mendekati bandara Pokhara.

Sebuah ledakan keras mengikuti.

Para ahli kepada AFP, Selasa (17/01/2023) mengatakan tidak jelas dari klip tersebut apakah kesalahan manusia atau kerusakan mekanis yang harus disalahkan.

Baca juga: Pesawat Yeti Airlines Meledak di Nepal, Pejabat Lokal: Semuanya Tewas, Kotak Hitam Ditemukan

Apalagi, kondisi cuaca cerah saat pesawat penumpang itu jatuh.

Kotak hitam dari pesawat buatan ATR yang berbasis di Prancis itu belum ditemukan.

Para ahli dari badan investigasi kecelakaan Prancis dijadwalkan tiba di Nepal pada Selasa (17/01/2023), kata badan itu.

Raj Dhungana, paman dari salah satu penumpang, Sangita Shahi yang berusia 23 tahun, mengatakan di luar rumah sakit di Pokhara seluruh keluarganya berduka.

Dia menggambarkan salah seorang korban seorang wanita muda yang sangat berbakat merupakan seorang mahasiswa di Katmandu.

Korban menjalankan studio rias sambil bekerja di platform bisnis online sebagai sampingan.

Baca juga: Kotak Hitam Pesawat Yeti Airlines Akhirnya Ditemukan

"Tuhan telah mengambil orang yang begitu baik," katanya.

Menurut kantor berita Press Trust of India, pilot Anju Khatiwada bergabung dengan sektor penerbangan Nepal setelah suaminya tewas saat menerbangkan pesawat penumpang kecil pada 2006.

Industri penerbangan Nepal telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, membawa barang dan orang di antara daerah yang sulit dijangkau, serta mengangkut pendaki gunung asing.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved