Breaking News:

Internasional

Turkiye Tegaskan Pembicaraan Dengan Swedia dan Finlandia Masuk NATO Ditunda Tanpa Batas Waktu

Turkiye menunda tanpa batas waktu putaran baru pembicaraan dengan Swedia dan Finlandia tentang tawaran masuk anggotaa NATO.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Bendera Swedia di gedung Kedutaan Besar 

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Turkiye menunda tanpa batas waktu putaran baru pembicaraan dengan Swedia dan Finlandia tentang tawaran masuk anggotaa NATO.

Awalnya, pembicaraan itu direncanakan diadakan bulan depan, kata laporan itu, mengutip sumber-sumber diplomatik Turkiye.

Namun, keputusan Turkiye datang sehari setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia.

Erdogan menegaskan tidak akan mendukung bergabung dengan aliansi pertahanan Barat pimpinan AS.

Tawaran untuk bergabung dengan NATO harus diratifikasi oleh semua anggota aliansi, di mana Turkiye salah satu anggotanya, seperti dilansir AFP, Rabu (25/01/2023).

Ankara sangat marah dengan pembakaran Al-Quran oleh pengunjuk rasa anti-Islam di luar kedutaannya di Stockholm pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Erdogan Peringatkan Swedia Setelah Pembakaran Al-Quran, Dukungan Turkiye Masuk NATO Tidak Ada Lagi

Protes tersebut disetujui oleh polisi Swedia, meskipun Turkiye sangat keberatan.

Komentar Erdogan dan penundaan mengurangi prospek Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan blok tersebut sebelum pemilihan parlemen dan presiden Turkiye pada Mei 2023.

Finlandia mengisyaratkan untuk pertama kalinya pihaknya mungkin mempertimbangkan untuk bergabung dengan NATO tanpa Swedia karena masalah diplomatik Stockholm dengan Ankara.

Putaran pembicaraan tiga partai NATO sebelumnya telah dihadiri oleh pejabat kementerian luar negeri dan berfokus pada daftar khusus tuntutan Turki.

Dimana, mencakup pengusiran puluhan tersangka yang sebagian besar adalah warga Kurdi.

Turkiye dan Hungaria, dua anggota NATO yang tidak meratifikasi keputusan bersejarah tetangga Nordik itu untuk mematahkan tradisi non-blok militer mereka sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban telah berjanji parlemennya akan menyetujui dua penawaran bulan depan.(*)

Baca juga: Tawaran Swedia Masuk NATO Temui Jalan Buntu, Turkiye Kutuk Pembakaran Quran di Depan Kedutaannya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved