Kupi Beungoh

Pembelajaran Warung Kopi

Ada yang pesan kopi tanpa gula, ada yang minta manis, ada yang minta jenis gula tertentu, ada yang minta encer dan ada pula yang minta kental.

Editor: Ansari Hasyim
Google
Feri Irawan SSi MPd, kepala SMK Negeri 1 Jeunieb. 

Oleh: Feri Irawan SSi MPd

SEBAGAI penikmat kopi, saya tidak sia-siakan waktu luang untuk selalu berkunjung ke warung kopi (warkop). Beda warkop yang saya singgahi, beda pula rasa kopinya, menu sajiannya dan tentu saja pelayanannya.

Meski sama-sama warkop, selalu saja ada yang beda antara satu dengan lainnya. Beda tentang apa yang ditawarkan, gaya yang menawarkan, penyajian, hingga beda gaya pelanggannya.

Ada beragam jenis kopi, tapi rasanya sama-sama pahit, kecuali kalau sudah dicampur gula dengan takaran yang pas, rasanya akan enak.

Sopir Minum Kopi Biar Kuat Mengemudi? Racik dengan Bahan Ini Kata dr Zaidul Akbar, Kuat Berjam-jam

Ada pelanggan yang sama pesanannya, ada juga yang beda tergantung selera masing-masing.

Ada yang pesan kopi tanpa gula, ada yang minta manis, ada yang minta jenis gula tertentu, ada yang minta encer dan ada pula yang minta kental.

Ada juga tamu yang pesan kopi pahit dan kental. Sungguh penikmat kopi memiliki selera yang beragam.

Tentu yang ada di dalam warkop bukan hanya kopi saja, tetapi juga ada makanan dan minuman yang lainnya. Bukan hanya menawarkan menu yang variatif tapi juga sedap di lidah.

Sesuai perkembangannya, warkop pun berkembang dengan kultur daerah masing masing dan mengedepankan kenyamanan.

Pastinya setiap warkop punya tingkat kenyamananya masing-masing, tergantung kultur daerah tersebut.

Kenyamanan di warkop dipengaruhi juga dengan konsep bercorak anak muda yang dikemas dengan display yang kekinian.

Disisi lain, para pemilik warkop pun berlomba memanjakan pelangannya dengan menyemarakkannya dengan berbagai fasiltas, seperti wifi, televisi, hingga kajian mingguan yang mengratiskan minuman bagi pelanggannya.

Karena nyamannya, penggemar kopi pun bisa menghabiskan bergelas-gelas kopi dalam sehari dan duduk berlama-lama di warkop.

Namun masih ada juga warkop yang bertahan dengan konsep era 80-an, tapi fasiitasnya tidak semewah warkop yang berkonsep jaman now.

Mirip Ruang Kelas

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved