Kupi Beungoh
Pembelajaran Warung Kopi
Ada yang pesan kopi tanpa gula, ada yang minta manis, ada yang minta jenis gula tertentu, ada yang minta encer dan ada pula yang minta kental.
Lalu apa hubungannya warung kopi dengan ruang kelas? jelas ada hubungannya.
Kondisi di warkop sebenarnya analog dengan situasi di ruang kelas. Penjual harus sigap melayani keragaman pesanan pelanggan.
Seperti guru yang juga harus menghadapi siswa dengan keragaman kebutuhan, keunikan, dan kecerdasannya masing-masing.
Ini menunjukkan posisi guru sangat strategis dalam sistem pendidikan kita.
Bedanya, kalau di warkop sajian berdasarkan pesanan pelanggan, di kelas, siswa tidak pernah ditanya tentang kebutuhan dan minat yang ingin dikembangkan.
Apa yang diberikan kepada mereka, tergantung materi yang disiapkan guru dalam Rancangan Pembelajaran dan Pendidikan (RPP).
Seharusnya guru harus mampu membuat pemetaan kebutuhan belajar siswa di kelas. Berdasarkan pemetaan itulah guru mengintegrasikannya kedalam RPP sehingga kebutuhan belajar siswa tercapai.
Jangan seperti slogan teh botol "apapun makanannya, minumannya tetap teh botol'. Apapun keragaman siswanya, semuanya diberikan materi yang sama.
Disinilah pentingnya guru memahami keragaman kecerdasan dan potensi peserta didik (Multiple Intelligence).
Di kelas, guru bukan hanya memberikan informasi pelajaran, tetapi yang lebih penting adalah mengembangkan potensi atau kecerdasan peserta didik.
Hal ini sangat berguna bagi guru untuk menentukan rancangan proses pembelajaran yang paling sesuai bagi siswa di kelas mengingat kebutuhan dan potensi siswa di kelas dalam belajar sangat heterogen.
Lalu bagaimana memetakan kebutuhan belajar siswa?
Menurut Tomlinson (2001) dalam bukunya yang berjudul How to Differentiate Instruction in Mixed Ability Classroom menjelaskan bahwa guru dapat mengkategorikan kebutuhan belajar siswa berdasarkan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar (gaya belajar).
Demikan juga dengan fasilitas sekolah untuk membuat kenyamanan siswa.
Bagaimana sekolah mengkonsep diri menjadi sekolah zona nyaman dan menyenangkan bagi siswa sesuai kultur sekolah masing masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Guru-Feri.jpg)