Minggu, 3 Mei 2026

Berita Nasional

Mahasiswa Aceh Selamat dari Musibah Gempa Turki, Haji Uma Minta Pemerintah Aceh Segera Kirim Bantuan

Mahasiswa Aceh di Turki Selamat dari Musibah Gempa, Haji Uma Minta Pemerintah Aceh Segera Kirim Bantuan

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma memastikan bahwa seluruh mahasiswa Aceh di Turki selamat dari bencana gempa 7,8 magnitude mengguncang Turki dan Suriah pada Senin, 6 Februari 2023 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma memastikan bahwa seluruh mahasiswa Aceh di Turki selamat dari bencana gempa.

Sepertti diketahui gempa 7,8 magnitude mengguncang Turki dan Suriah pada Senin, 6 Februari 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Haji Uma setelah melakukan komunikasi via sambungan WhatsApp dengan staf KBRI Angkara, Dedy Irwanda Jabar yang juga putra Aceh serta Ketua Ikatan Mahasiswa Aceh Turki (IKAMAT) M. Akbar Angkasa, Jumat (10/2/2023).

“Alhamdulillah, seluruh mahasiswa Aceh selamat dari musibah gempa yang menimpa Turki dan Suriah Senin lalu. Kabar ini dapat saya pastikan setelah berkomunikasi dengan pihak KBRI di Ankara dan Ketua IKAMAT”, ungkap Haji Uma.

Baca juga: Raker di DPD, Haji Uma Minta BPKP Evaluasi Kegiatan Bimtek dan Skema Pembayaran Gaji Aparatur Desa

Haji Uma menambahkan, kurang lebih ada sekitar 150 mahasiswa asal Aceh berada di Turki, dari jumlah tersebut terdapat 5 mahasiswa yang terkena dampak akibat gempa.

Mereka kebetulan tinggal di sekitar kota Kahramanmaras yang merupakan pusat gempa Turki.

Saat ini, tiga dari mereka telah berada di KBRI bersama sejumlah mahasiswa Aceh lain. Sedangkan dua lainnya dalam perjalanan menuju Ankara.

Saat terjadi gempa, kelima mahasiswa Aceh ini lari menyelamatkan diri. Namun seluruh barang dan perbekalan milik mereka terkubur reruntuhan bangunan yang mereka tempati.

Baca juga: Update Gempa Turki dan Suriah: Lebih dari 22.000 Orang Meninggal Dunia, Bantuan Berdatangan

“Ada 5 mahasiswa Aceh yang tinggal di Kota Karamanmaras yang menjadi pusat pusat gempa. Kini tiga orang sudah di KBRI, dua lagi sedang dalam perjalanan ke Ankara.

Mereka alami trauma dan seluruh barang mereka hilang terkubur reruntuhan bangunan", ujar Haji Uma.

Tim penyelamat dan warga sipil mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang runtuh di Kahramanmaras, dekat pusat gempa, sehari setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda tenggara negara itu, pada 7 Februari 2023. - Tim penyelamat di Turki dan Suriah menghadapi cuaca dingin, gempa susulan dan bangunan yang runtuh, saat mereka menggali korban selamat yang terkubur oleh gempa bumi yang menewaskan lebih dari 5.000 orang. Beberapa kehancuran terparah terjadi di dekat pusat gempa antara Kahramanmaras dan Gaziantep, sebuah kota berpenduduk dua juta jiwa di mana seluruh blok sekarang menjadi reruntuhan di bawah salju yang menumpuk.
Tim penyelamat dan warga sipil mencari korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang runtuh di Kahramanmaras, dekat pusat gempa, sehari setelah gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda tenggara negara itu, pada 7 Februari 2023. - Tim penyelamat di Turki dan Suriah menghadapi cuaca dingin, gempa susulan dan bangunan yang runtuh, saat mereka menggali korban selamat yang terkubur oleh gempa bumi yang menewaskan lebih dari 5.000 orang. Beberapa kehancuran terparah terjadi di dekat pusat gempa antara Kahramanmaras dan Gaziantep, sebuah kota berpenduduk dua juta jiwa di mana seluruh blok sekarang menjadi reruntuhan di bawah salju yang menumpuk. (AFP/ADEM ALTAN)

Menurut pengakuan Ketua IKAMAT M. Akbar Angkasa kepada Haji Uma, jumlah warga Aceh di Turki sebenarnya lebih banyak dari yang terdata saat ini.

Namun sebagian bukan kuliah secara formal tapi melalui yayasan tertentu.

Mereka sedikit sulit terdeteksi karena mereka di Turki setahun atau dua tahun, berbeda dengan mahasiswa di univesitas formal.

Baca juga: Jokowi Tugaskan Menteri BUMN Erick Thohir Tuntaskan Masalah PT PIM, Bagaimana Nasib PT AAF?

Sementara itu, proses koordinasi mahasiswa Aceh di Turki dengan Pemerintah Aceh baru terjalin untuk tahap awal dan belum ada koordinasi lebih lanjut.

Untuk itu, mereka berharap melalui Haji Uma dapat membantu proses koordinasi dengan Pemerintah Aceh terkait dukungan dan bantuan terhadap mahasiswa Aceh di Turki, khususnya yang terkena dampak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved