Berita Aceh Tamiang

Ada Daerah Terisolir dan 114 Kampung tak Miliki Kantor, Pj Bupati Tamiang Minta Perhatian Pusat

Pemerintah pusat diminta meningkatkan perhatian kepada Aceh Tamiang karena di daerah ini masih ada desa terisolir

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Pj Bupati Aceh Tamiang Meurah Budiman melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi, Selasa (14/2/2023). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemerintah pusat diminta meningkatkan perhatian kepada Aceh Tamiang karena di daerah ini masih ada desa terisolir.

Mirisnya lagi, masih ada 114 pemerintahan kampung yang belum memiliki kantor.

Hal ini disampaikan Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman ketika menemui Wakil Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi di Jakarta.

Dalam beberapa hari terakhir, Meurah memang melakukan kunjungan ke berbagai kementerian di Jakarta untuk melaporkan kondisi daerah dan masyarakat Aceh Tamiang.

Baca juga: Kapolda Aceh Ambil Sumpah 26 Calon PNS Menjadi PNS Polri di Mapolda Aceh

“Mumpung saya ada kegiatan di Jakarta, saya manfaatkan semaksimal mungkin untuk menemui lembaga atau kementerian.

Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan,” kata Meurah, Rabu (15/2/2023).

Salah satu yang menjadi prioritas Meurah ialah kerusakan getek atau rakit di Kecamatan Bendahara.

Kerusakan ini menyebabkan masyarakat jalur transportasi Kampung Kualapeunaga dengan Tanjungbalai terputus.

Bahkan dia menilai dampak kerusakan ini menyebabkan daerah itu terisolir karena tidak memiliki jalur alternatif.

“Kondisi ini sudah berlangsung sembilan bulan, kami sudah mengusulkan agar kerusakan getek ini diganti dengan jembatan,” kata Meurah.

Baca juga: VIDEO - Heboh Tiga Piton Raksasa Jebol Plafon, Diduga Bersarang di Atap Rumah

Meurah menilai pembangunan jembatan akan lebih bermanfaat karena bisa meningkatkan pergerakan ekonomi di daerah itu.

“Tentunya hasil perkebunan dan pertanian akan lebih mudah diangkut, pertumbuhan ekonomi akan terangkat dan kualitas hidup masyarakat di sana juga akan membaik,” harapnya.

Persoalan lain yang disampaikan di Kemendesa PDTT ialah mengenai nasib pelayanan terhadap masyarakat di 114 kampung karena ketiadaan kantor pemerintahan desa.

Dari total 216 kampung di Aceh Tamiang, 114 di antaranya ternyata belum memiliki kantor.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved