Terungkap di Persidangan, Kode Sabu Irjen Teddy adalah 'Super Bintang'
Kemudian Anita mengaku mendapatkannya dari mantan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara.
Kemudian dari interogasi Arif diperoleh informasi bahwa masih ada sejumlah sabu lagi di kediaman orang tua Dody di Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. "Kita ke rumah Pak Dody, itu dua paket seberat 995 dan 984 gram," ujar Tri.
Berdasarkan informasi itulah tim penyidik menangkap Dody di kediamannya dan menyita sekitar dua kilogram sabu yang dipisah menjadi dua klip plastik.
Kemudian dari interogasi Dody diperoleh informasi bahwa sabu itu merupakan penyisihan barang bukti pengungkapan kasus oleh Polres Bukittinggi.
Dody pun mengaku dirinya diperintah Irjen Pol Teddy Minahasa yang saat itu menjabat Kapolda Sumatra Barat untuk menukar sebagaian barang bukti tersebut dan menjual ke Anita.
"Saat penangkapan didapat keterangan bahwa barang itu adalah penyisihan. Hasil introgasi Pak Dody, itu penyisihan yang diperintahkan Kapolda untuk diberikan ke Linda," kata saksi Joko Saputro di dalam persidangan yang sama.
Tukar Uang
Terdakwa kasus peredaran narkoba, AKBP Dody Prawiranegara menukar uang hasil penjualan narkoba sebelum diserahkan ke Irjen Pol Teddy Minahasa. Total ada Rp 300 juta yang diperoleh dari hasil penjualan satu kilogram narkotika jenis sabu.
Uang tunai Rp 300 juta itu kemudian ditukar menjadi 27.300 dolar Singapura. Penukaran uang itu dilakukan di dua tempat berbeda.
Pertama, Dody menukarnya di Bank BCA cabang Cibubur, Jakarta Timur. Saat itu dia menukar bersama sahabatnya, Fatulah Adi Putra. "Tanggal 26 September sebelum keberangkatan pagi itu, saya menukar dengan Pak Dody ke BCA Cibubur," kata Fatulah.
Baca juga: Irjen Teddy Didakwa Terima Rp 300 Juta, Hasil Penjualan Barang Bukti Sabu
Namun saat itu hanya tersedia 7.600 dolar Singapura di bank tersebut. Kemudian sisanya, mereka tukarkan di Money Changer Dolar Asia cabang Cibubur.
"Setelah menukar segitu, saya mengantar ke rumah. Lalu dia intruksikan untuk menukar sisanya. Saya cari di google, ketemu dolar Asia itu," katanya.
Pada persidangan hari ini, terungkap pula alasan Dody mengajak sahabatnya untuk menukar rupiah ke mata uang asing. Alasannya, Fatulah merupakan pemilik bengkel yabg terbiasa melakukan pembelian sparepart dengan mata uang asing.
"Karena saya yang memiliki rekening BCA dan saya biasa menukar itu untuk dolar Singapura dan Amerika, karena saya terbiasa untuk berbelanja sparepart mobil," ujarnya.(Tribun Network/aci/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Irjen-Teddy-Minahasa-pakai-baju-berwarna-oranye-bertuliskan-tahanan-Polda-Metro-Jaya.jpg)