Kamis, 9 April 2026

Berita Bireuen

Banjir Luapan Melanda Simpang Mamplam Bireuen, Puluhan Rumah Tergenang

Seratusan rumah dalam belasan gampong dan areal persawahan di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen terendam banjir luapan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kondisi jalan Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, sampai Jumat (17/02/2023) sore masih tergenang banjir meluapnya aliran air alur sungai di pemukiman setempat 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dampak  hujan deras melanda Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen Kamis  (16/02/2023) malam.

Seratusan rumah dalam belasan gampong dan areal persawahan di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen terendam banjir luapan.

Kondisi terakhir hingga pukul 17.00 WIB, Jumat (17/02/2023) sebagian besar luapan airnya telah surut.

Tetapi masih ada juga pemukiman dan sawah warga sampai pukul 16.00 WIB, Jumat (17/02/2023) masih terendam banjir seperti di Dusun Pendidikan Gampong Curucok dan Arongan, lokasinya berada di pinggir aliran alur sungai.

Asnidar (57) seorang  warga di Dusun Pendidikan, Gampong Curucok, Jumat sore mengatakan, kondisi cuaca Kamis magrib hujan deras, kemudian aliran alur sungai di depan rumahnya meluap.

Sehingga luapan dengan tinggi selutut masuk membanjiri rumahnya dan juga jalan lingkar dusun dan sejumlah rumah warga.

Baca juga: Umuslim Bireuen Sosialisasi SPMB ke Sejumlah Sekolah di Aceh Utara

Untuk penanganan banjir itu menggunakan mesin pompa air untuk menyedot air di halaman rumah agar
cepat surut.

Azhar (43) seorang warga Gampong Arongan juga mengatakan, Kamis magrib kondisi cuaca hujan deras.

Kemudian jalan, rumah dan pemukiman masyarakat terendam banjir, akibat meluapnya aliran alur sungai berada
dalam gampong itu.

Ketinggian airnya ada sekitar 1 meter semalam, dan tidak ada warga yang harus mengungsi begitupun semuanya dalam kondisi tetap waspada di rumah masing-masing.

"Kami berharap tidak hujan lagi, agar luapan air alur sungai dan genangan air di pemukiman cepat
surut," ujarnya.

Sementara Syarwani (45) salah seorang tokoh masyarakat Gampong Irhop Babah Lueng mengatakan, ekses banjir luapan, saluran cacing di areal sawah sepanjang 30 meter putus.

"Kemudian pagar belakang Puskesmas Pembantu (Pustu) ambruk, tebing sungai longsor sekitar 15 meter, dan
bantaran sungai dekat rumah warga amblas," jelasnya.

Baca juga: Tiga Kecamatan Wilayah Barat Bireuen Diterjang Banjir Luapan

Camat Simpang Mamplam Hendri Maulana  kepada Serambinews.com mengatakan, banjir luapan dengan ketinggian air bervariasi terjadi dampak hujan deras Kamis malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved