Pasar Murah
Dinas Pangan Aceh Gelar Pasar Murah di 10 Lokasi
Aceh Besar juga dua lokasi di Kecamatan Krueng Barona Jaya (22/2) dan Kecamatan Lhoknga (213/2). Di Langsa 1 lokasi Kecamatan Langsa Barat (22/2), Ace
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pangan Aceh mulai 22-28 Februari 2023 menggelar kembali Pasar Murah di 10 lokasi, tersebar di 8 kabupaten/kota. Komoditi yang dijual adalah beras, gula pasir, minyak goreng dan telur ayam.
“Untuk Kota Banda Aceh, komoditinya ditambah dua lagi, yaitu cabai merah dan bawang merah,” kata Plt Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Suhendra didampingi Sub Koordinator Harga Pangan, Nancy Ekariany kepada Serambinews.com, Selasa (21/2/2023) di Banda Aceh.
Di Banda Aceh, lokasi pasar murahnya ada dua titik lokasi Kecamatan Baiturrahman (22/2) dan Kecamatan Lueng Bata (23/2).
• Warga Serbu Pasar Murah di Lhoknga, Rela Berdesakan
Aceh Besar juga dua lokasi di Kecamatan Krueng Barona Jaya (22/2) dan Kecamatan Lhoknga (213/2). Di Langsa 1 lokasi Kecamatan Langsa Barat (22/2), Aceh Tamiang 1 lokasi di Kecamatan Banda Pusaka (23/20.
Di Aceh Utara 1 lokasi, di Kecamatan Pirak Timur (27/2), Bener Meriah 1 lokasi di Kecamatan Timang Gajah (27/2), Aceh Tengah 1 lokasi Kecamatan Rusip Antara (28/2) dan Kota Lhokseumawe 1 lokasi di Kecamatan Muara Satu (28/2).
Volume komoditi yang akan dijual di setiap lokasi, kata Surya, beras kemasan 10 Kg, sebanyak 4.500 Kg, gula pasir 800 Kg, minyak goreng 800 Kg, telur ayam 400 ikat, cabe merah 100 Kg dan bawang merah 100 Kg.
Untuk komoditi beras ukuran 10 Kg dijual dengan harga Rp 90.000/bungkus, gula pasir kemasan 2 Kg dijual Rp 22.000/bungkus, minyak goreng ukuran 2 liter dijual Rp 32.000/bungkus, telur ayam ras Rp 36.000/lemping (30 butir), cabe merah ukuran ½ Kg dijual Rp 15.000 dan bawang merah ukuran ½ Kg dijual Rp 14.000.
Untuk lokasi Kota Banda Aceh, kenapa ditambah dua komoditi pangan, kata Surya, guna membantu masyarakat setempat untuk mendapatkan harga beli cabe merah dan bawang merah yang murah.
Memasuki minggu keempat Februari ini, sebut Surya, harga cabe merah dan bawang merah, di Banda Aceh, terus bergerak naik. Cabe merah Rp 40.000 – Rp 45.000/Kg dan bawang merah lokal juga demikian Rp 35.000 – Rp 40.000/Kg.
Tujuan dari pembukaan Pasar Murah yang dilakukan Dinas Pangan Aceh maupun dinas lainnya, adalah untuk stabilisasi harga komoditas pangan yang berpengaruh terhadap laju angka inflasi dan indeks harga kelompok pangan.
Sudah dua bulan berjalan, kata Surya, Kota Banda Aceh mengalami inflasi, salah satu faktor pendorongnya adalah, karena harga pangannya tinggi, terutama beras, bawang merah dan cabe merah. Untuk stabilisasi harganya, perlu dilakukan pembukaan pasar murah.
“Ini perintah dari Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dan Sekda Aceh, Bustami Hamzah. Mereka berharap, pada bulan Februari ini, angka inflasi Aceh bisa lebih rendah dari bulan sebelumnya,” pungkas Surya Rayendra.(*)
• Beri Kemudahan Akses, Dewan Minta Median Jalan di Depan Suzuya Mall Seutui Dibuka
• SKPA Maksimalkan Belanja Barang Lewat e-Katalog Lokal, Dua Bulan Berjalan Transaksi Capai Rp 39,5 M
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/beras-8383.jpg)