Viral Medsos

Tolak Mentah Lamaran Pria India, Ibunda Gadis Wajo Akui Banyak Uang dan Tidak Matre: Kebon Sawah Ada

Ibunda gadis Wajo, Syarifah Haerunnisa memberikan klarifikasi usai menolak mentah-mentah lamaran pria India padahal sudah sering ditransferkan uang.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
TikTok @44ratih
Tolak Mentah Lamaran Pria India, Ibunda Gadis Wajo Akui Banyak Uang dan Tidak Matre: Kebon Sawah Ada 

Tolak Mentah Lamaran Pria India, Ibunda Gadis Wajo Akui Banyak Uang dan Tidak Matre: Kebon Sawah Ada

SERAMBINEWS.COM - Ibunda dari gadis Wajo, Syarifah Haerunnisa memberikan klarifikasi usai menolak mentah-mentah lamaran pria India, Asib Ali Bhore padahal sudah sering ditransferkan uang.

Klarifikasi tersebut diungkapkan oleh ibunda Syarifah Haerunnisa dalam sebuah video hingga viral di media sosial TikTok.

Dalam video yang beredar, klarifikasi ibunda gadis asal Wajo itu menegaskan bahwa putrinya tersebut bukanlah cewek matre usai menolak lamaran dari pria asal India padahal sudah sering ditransferkan uang.

Video klarifikasi keluarga wanita asal Wajo, Sulawesi Selatan, terkait anak gadisnya menolak lamaran pria dari India tersebut viral usai diunggah akun TikTok @44ratih pada Kamis, (23/2/2023).

Dalam video itu, awalnya pihak keluarga yang diwakili ibunda dari Syarifah Haerunnisa meminta maaf kepada netizen atas sikap anaknya itu yang menolak lamaran pria asal India tersebut yakni Asib Ali Bhore.

“Assalamualaikum wr wb, Maaf banget ya para netizen atas kelakuan anak saya Syarifah yang telah menolak cintanya Ali, orang India itu,” ujar ibunda Syarifah yang tampak mengenakan jilbab hitam.

Baca juga: Alasan Syarifah Gadis Sulsel Tolak Lamaran Pria India, Asib Ali Sempat Terkatung-katung di Bandara

Kolase: Potret Syarifah Haerunnisa (25) warga Desa Watangrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan yang menolak lamaran WNA asal India, Asib Ali Bhore (32) (istimewa) dan sosok Asib Ali Bhore (istimewa). 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan Wanita asal Wajo Sulsel Tolak Lamaran WNA India, Keduanya Sudah Saling Kenal Selama Setahun, https://www.tribunnews.com/regional/2023/02/23/alasan-wanita-asal-wajo-sulsel-tolak-lamaran-wna-india-keduanya-sudah-saling-kenal-selama-setahun?page=all.
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Whiesa Daniswara
Kolase: Potret Syarifah Haerunnisa (25) warga Desa Watangrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan yang menolak lamaran WNA asal India, Asib Ali Bhore (32) (istimewa) dan sosok Asib Ali Bhore (istimewa). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Alasan Wanita asal Wajo Sulsel Tolak Lamaran WNA India, Keduanya Sudah Saling Kenal Selama Setahun, https://www.tribunnews.com/regional/2023/02/23/alasan-wanita-asal-wajo-sulsel-tolak-lamaran-wna-india-keduanya-sudah-saling-kenal-selama-setahun?page=all. Penulis: Faisal Mohay Editor: Whiesa Daniswara (Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin)

Wanita paruh baya itu kemudian membenarkan bahwa anaknya itu memang sudah ditransfer sejumlah uang oleh Asib Ali Bhore.

Namun, sang ibunda menegaskan putrinya tersebut bukanlah cewek matre. Pasalnya, kata dia, keluarga mereka juga punya banyak uang.

“Maaf banget yah, bukan anak saya matre. Memang betul udah dikirimin duit (oleh Ali), tapi bukan matre," katanya.

Lebih lanjut, ibu Syarifah Haerunnisa juga mengaku jika dirinya dan keluarga memiliki beberapa aset seperti sawah, kebun dan sebagainya.

"Kami juga banyak duitnya dong, sawah ada, kebun ada, duit banyak,” ungkap ibu dari Syarifah Haerunnisa.

Soal transferan uang yang diberikan oleh Ali, ibunda Syarifah Haerunnisa mengatakan bahwa saat itu anaknya mengira akan berjodoh denan Ali, atas dasar itu pula anaknya menerima uang tersebut.

Baca juga: Makin Glow Up, Netizen Minta Pemuda India yang Viral Ditolak Calon Mertua Jangan Mau Balikan

"Karena kemarin kan dikira mau jodoh, jadi makanya menerima anak saya itu uang trasnperan dari Ali, eh ternyata gak jodoh. Ternyata setelah didatangin (Syarifah) menolak," sambungnya.

Dengan wajah memelas, ibunda Syarifah Haerunnisa meminta dan memohon kepada warganet agar putrinya tidak dibully.

Ia mengaku kasihan pada putrinya usai menjadi bulan-bulanan netizen.

"Tolong netizen maafkan anak saya, jangan di-bully, kasihan anak saya, ya netizen mohon maaaf banget, ini  bukan jodoh berarti kalau gak jadi menikah," imbuhnya.

Sang ibu juga meminta maaf kepada Ali, pemuda India yang ditolak mentah-mentah lamarannya.

Ia berharap ke depannya semoga kelak Ali mendapatkan jodoh  yang sesuai dengannya.

"Sama Ali juga minta maaf ya Ali, mungkin kamu mendapatkan perempuan yang niatnya juga memang bener," pungkasnya.

Baca juga: Wanita yang Tolak Lamaran Pria India Buka Suara, Dikirimi Uang Bulanan hingga Disuruh Kabur

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda India bernama Asib Ali Bhire (32) harus menelan pil pahit karena hubungannya dengan kekasih asal Indonesia tak mendapat restu.

Lamaran pemuda India ini ditolak oleh orangtua kekasihnya, Syarifah Khaerunnisa (28), perempuan asal Wajo, Sulawesi Selatan.

Padahal, Asib Ali telah rela jauh-jauh terbang dari negara asalnya, India ke Indonesia untuk melamar sang kekasih.

Ia juga telah mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menunjukkan keseriusannya kepada kekasihnya.

Namun usahanya itu sia-sia.

Hal itu karena lamarannya ditolak oleh orangtua Syarifah.

Baca juga: Kisah Cinta Pemuda India Asib Ali, Jauh-Jauh ke Indonesia Untuk Melamar, Tapi Ditolak Calon Mertua

Keluarga Syarifah beralasan, anak perempuannya itu sudah dijodohkan dengan orang lain dan akan segera menikah setelah lebaran Idul Fitri.

Kisah asmara pemuda kelahiran Uttar Pradesh, India ini pun sampai menghebohkan warganet di media sosial.

Lantas, bagaimana perjalanan kisah cinta Asib Ali yang rela jauh-jauh terbang ke Indonesia untuk melamar namun ditolak oleh keluarga wanita?

Disebutkan Asib Ali dan Syarifah mulai berkenalan melalui media sosial.

Syarifah adalah perempuan asal Wajo, Sulawesi Selatan.

Sementara Asib Ali berasal dari kota Lucknow, negara bagian Uttar Pradesh, India.

Baca juga: Jadwal India Open 2023 – Ginting Hadapi Juara Olimpade Remaja 2018, Marcus/Kevin dan Fajar/Rian

Diwartakan Tribun-Timur.com, keduanya telah menjalin hubungan kurang lebih satu tahun melalui aplikasi WhatsApp dan tergabung bersama dalam grub "HIJRAH".

Asib Ali mengaku telah menjalin hubungan dengan Syarifah kurang lebih satu tahun.

Hubungan keduanya terbilang serius hingga Asib Ali berniat datang ke Indonesia untuk membuktikan keseriusan cinta kepada Syarifah.

Sayang, kisah cintanya berakhir tragis setelah mendapat penolakan dari orangtua Syarifah.

Datangi rumah Syarifah

Setelah kurang lebih satu tahun berkenalan, Asib Ali memutuskan untuk mendatangi rumah Syarifah di Wajo.

Ia tiba di rumah wanita berusia 28 tahun tersebut pada Jumat (17/2/2023) yang lalu.

Ali benar-benar terbang dari India ke Indonesia untuk melamar Syarifah.

"Iya, memang benar ada pria asal India yang kami amankan dan kedatangannya untuk melamar seorang gadis yang dikenalnya melalui media sosial," kata Kapolres Wajo AKBP Fatchur Rachman, dikutip dari Kompas.com.

Ketika Asib Ali tiba di rumah Syarifah, ia bertemu langsung dengan kedua orangtua kekasihnya.

Tetapi, kedua orangtua Syarifah menolak lamaran pria tersebut.

Keluarga sebut Syarifah sudah dijodohkan

Pihak keluarga berasalan menolak lamaran Asib Ali lantaran putrinya telah lebih dahulu dijodohkan dengan pria lain.

Menurut penjelasan Kabid kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Dinas Kesbangpol Kabupaten Wajo, Nurpanca, Syarifah telah dijodohkan dengan pria asal Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Lamarannya ditolak karena ternyata sebelumnya telah ada pria asal Palu yang datang melamar," kata Nurpanca seperti dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Senin (20/2/2023).

Nurpanca menjelaskan, pria yang lebih dahulu melamar Syarifah itu bahkan memberikan mahar sebesar Rp 50 juta.

Dikatakan, hajatan pernikahannya juga akan segera dilangsungkan setelah lebaran Idul Fitri.

Beri uang Rp 9 juta untuk melamar hingga seserahan

Asib Ali yang jauh-jauh terbang dari India ke Indonesia ternyata memberikan uang senilai Rp 9 juta untuk melamar Syarfah.

Selain menyerahkan uang Rp 9 juta, saat mendatangi rumah Syarifah, Asib Ali juga membawa sejumlah barang seserahan.

Diwartakan Tribun-Timur.com, Minggu (19/2/2023), seserahan yang dibawa oleh Asib Ali berupa berbagai jenis kosmetik dan mukena.

Asib Ali juga menyewa sebuah mobil dengan pelat nomor DD 1889 TP yang melaju dari Makassar menuju Wajo.

Disebutkan, Asib Ali rela merogoh kocek hingga Rp 52 juta untuk terbang dari India hingga sampai di Wajo.

Namun kegigihan Asib Ali tidak berarti, lantaran lamarannya mendapat penolakan dari orang tua sang kekasih.

Sempat dimediasi kepolisian

Kecewa lamarannya ditolak, Asib pun mendatangi Mapolres Wajo.

Tujuan kedatangannya adalah untuk dilakukan mediasi.

Kasat Intelkam Polres Wajo, AKP Amdia mengatakan, bahwa pihaknya telah mempertemukan Asib Ali dan keluarga Syarifah.

"Keduanya sudah kami pertemukan dan memang tidak ada restu dari keluarga perempuan," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Sabtu (18/2/23) malam.

Sementara itu, menurut laporan Kompas.com, Senin (20/2/2023), mediasi antara pihak keluarga Syarifah dan Asib berjalan dengan alot.

Hal itu karena Asib menuntut uang yang telah dia kirimkan ke rekening Syarifah untuk dikembalikan.

Tak hanya itu, Asib juga meminta agar seluruh biaya yang telah dikeluarkan sejak keberangkatannya dari India ke Indonesia agar diganti rugi.

Namun setelah dilakukan mediasi, pihak keluarga wanita sepakat dan bersedia mengganti uang Asib Ali sebesar Rp 10 juta.

"Setelah, kami mediasi, maka pihak keluarga perempuan akan memberikan uang Rp 10 juta kepada pria India ini. Sebab sebelummya, pria ini telah mentransfer uang sebanyak Rp 9 juta kepada si perempuan," tutur Amdia.

Namun belakangan, disebutkan bahwa Asib Ali tidak mengambil uang tersebut.

Ia memilih mengikhlaskan uang yang telah dia keluarkan.

Bahkan ia turut mendoakan agar gadis pujaan hatinya kelak bahagia dengan pria lain.

"Pihak keluarga perempuan hanya menyanggupi membayar 10 juta, tapi belakangan uang tersebut tidak diambil oleh Asib katanya sudah diikhlaskan," ujar Nurpanca, dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Senin (20/2/2023).

Putuskan kembali ke negara asal

Setelah kejadian itu, Asib Ali memutuskan kembali ke negara asalnya.

Namun demikan, keberadaan Asib Ali tidak diketahui sejak meninggalkan Polres Wajo.

Menurut Kasat Intelkam Polres Wajo AKP Amdia, sebelum meninggalkan Mapolres Wajo, Asib Ali sempat mengatakan akan langsung menuju kota Makassar.

"Jadi setelah meninggalkan Polres langsung ke Makassar katanya mau ke Bandara Sultan Hasanuddin. Kami juga belum dapat info apakah langsung kembali ke India atau ke Jakarta dulu," kata Amdia.

"Kalau saya lihat tiket pesawatnya ke India terjadwal tanggal 14 Maret 2023," tambahnya.

Sementara itu, dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Asib Ali berada di dalam mobil.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat jelas rasa kekecewaan dan kesedihannya.

Berkali-kali Asib Ali terlihat menitihkan air matanya.

Pihak wanita sempat menunggu

Sementara itu, menurut laporan Tribun-Timur.com, Syarifah dan Asib Ali sebelumnya sempat ingin kabur.

Disebutkan, Syarifah juga sempat menunggu kedatangan Ali di Makassar selama 10 hari.

Namun, pria tersebut tidak segera datang.

Kejadian itu pun membuat Syarifah merasa kecewa.

Sementara itu, orangtua Syarifah menyebut jika anaknya sudah dilamar orang Palu dan direncanakan akan menikah setelah lebaran.

Meski demikian, hingga berita peristiwa ini ditayangkan, menurut laporan Tribun-Timur.com, pihak keluarga wanita masih menolak untuk memberikan pernyataan apapun.

"Mohon maaf kami tidak bisa memberikan komentar terkait hal itu," ujar pihak keluarga yang dihubungi Tribun-Timur.com melalui telepon seluler.

Warga sekitar tawarkan perjodohan

Disamping itu, peritiwa perih yang dialami Asib Ali ini mendapat perhatian warga di sekitar kediaman.

Menurut pengakuan warga sekitar, mereka sangat bersimpati terhadap perilaku WNA asal India tersebut.

"Semua orang yang menyaksikan video viralnya tentu ada rasa iba, apalagi kita yang melihat langsung," ucap salah satu warga Majauleng, dikutip dari Tribun-Timur.com.

Bahkan, ada di antara mereka yang ingin menjodohkan Ali dengan sanak saudaranya.

Lanjut warga, meski demikian Ali tetap bersikukuh untuk mendapatkan hati kekasihnya.

"Saya mau kasi jodoh dengan anakku tapi Ali tidak mau," jelasnya.

Warga Majauleng Kabupaten Wajo turut bersimpati atas kejadian yang dialami WNA asal India itu.

Mereka mengakui kegigihan dan tanggung jawab Ali sebagai laki-laki.

Makin Glow Up, Netizen Minta Pemuda India yang Viral Ditolak Calon Mertua Jangan Mau Balikan

Makin glow up, netizen minta Asib Ali Bhore, pemuda India yang viral ditolak calon mertua beberapa waktu, jangan mau bila suatu saat diajak balikan.

Pemuda India yang ini sempat ramai dibahas warganet di media sosial usai terkatung-katung setelah ditolak calon mertua.

Kisahnya sungguh bikin miris kebanyakan netizen karena rela datang jauh-jauh dari India ke Indonesia, namun ditolak calon mertua.

Nasib baik, selebgram atau influencer bernama Akash Ellahi datang mencari dan menolongnya hingga glow up dan mulai tersenyum.

Awalnya ia mendengar kabar bahwa salah seorang pemuda India viral ditolak calon mertua dan nasibnya diperkirakan bikin miris itu.

Akash kemudian mengumumkan pencariannya di Instagram dan berjanji memberikan imbalan Rp 500 ribu bagi siapa pun yang menemukan pemuda India tersebut dan mengirim nomor kontaknya.

Benar saja, tak lama kemudian salah seorang netizen mengabari di mana keberadaan Asib beserta nomor kontaknya yang langsung ditransfer oleh Akash.

Mengenal sosok yang tolong pemuda India usai viral ditolak calon mertua, kini Asib makin ganteng di tangan pria tersebut.
Mengenal sosok yang tolong pemuda India usai viral ditolak calon mertua, kini Asib makin ganteng di tangan pria tersebut. (Instagram @akashellahi)

Awalnya Akash menelpon Asib menanyakan bagaimana kondisinya saat ini.

Pemuda India tersebut bercerita kalau dirinya sudah tiga malam tidur di bandara dan tidak makan.

"Bang, mungkin kamu tidak percaya saya sudah tiga hari tidur di bandara," kata Asib dilihat Serambinews.com dari Instagramnya @akashellahi, Kamis (23/2/2023).

"Sumpah demi Allah ini hari keempat saya dan saya sampai empat hari tidak makan," tambahnya.

Sedih mendengar cerita tersebut, Akash meminta pemuda India tersebut bertemu dan berniat menolongnya.

Namun yang terjadi justru Asib tidak membalas pesan dan panggilan teleponnya meski sudah dihubungi berkali-kali, mungkin karena malu atau takut merepotkan.

"Saya ajak tiga kali bertemu tidak mau, dia gak balas chat, telepon dan karena dia baru pindah ke hotel dan kayaknya hari ini dia mau pulang," ucap Akash.

"Sebelum pulang aku mau ketemu dia dan mau dengar apa yang terjadi sama dia," tambahnya.

Setelah bertemu di bandara, entah bagaimana cerita Asib pun mau ikut ke rumah Akash dan menunda keberangkatannya.

Makin Ganteng

Tak ingin larut dalam kesedihan, Akash mengajak pemuda India yang ditolak calon mertua itu untuk jalan-jalan, berbelanja, makan hingga merapikan rambut ke tempat pangkas.

"Alhamdulillah mulai senyum," tulis Akash dalam sebuah unggahan sambil melihat Asib yang sedang menggonta-ganti pakaian di sebuah mal.

Warganet pun memuji paras Asib yang ternyata lebih ganteng ketika sudah merapikan rambut dan mengenakan pakaian yang lebih baik.

"Gimana kabar cewek yang nolak, sekeluarga bisa tidur nyenyak gak," komen salah seorang warganet di unggahan tersebut.

"Kalau si cewek ngajakin balikan gak jadi nolak, lu gak usah mau," tambah warganet lainnya.

"Emang dasarnya ganteng sih ya makin ganteng. Semangat ya bang, semoga digantikan sama Allah jodoh yang lebih baik lagi," timpal warganet di kolom komentar.

Usai mengunggah momen tersebut, Akash pun banjir pujian netizen karena sudah menyelamatkan pemuda India yang sedang tak tahu arah itu.

"Semoga semakin murah rejeki untuk bang Akash," komen salah seorang netizen.

"Semoga allah memberikan rizki yg berlipat dan sehat-sehat buat kalian semua," tambah netizen lainnya.

Diketahui Akash Ellahi pria yang menolong Asib tersebut merupakan konten kreator asal Pakistan kelahiran 1991.

Ia menikahi wanita asal Pontianak bernama Venny Alberti dan telah menetap di Indonesia sejak 2020 setelah sebelumnya sempat datang untuk liburan 2018 lalu.

Pasangan ini sudah dikaruniai seorang anak laki-laki dan kini sang istri tengah mengandung anak kedua.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved