Berita Banda Aceh

Prof Marwan Dilantik Sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Provinsi Aceh

Bambang Goeritno meminta kepada Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Aceh untuk membentuk cabang insinyur di kabupaten/kota

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Penyerahan pataka oleh Sekjend PII Pusat, Ir. Bambang Goeritno kepada Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ProvinsiAceh, Prof Marwan di aula F-MIPA Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh, Minggu (12/03/2023) 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, APEC. Eng dilantik sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Aceh beserta dengan pengurus lainnya di aula F-MIPA Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh, Minggu (12/03/2023).

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pusat, Ir. Bambang Goeritno, M.Sc, MPA, IPU.

Bambang Goeritno mengatakan, saat ini banyak insinyur belum terdata.

Karena itu ia meminta kepada pengurus wilayah untuk mendata keberadaan insinyur di Provinsi Aceh dengan membuat rencana kerja.

Insinyur di Indonesia ditandai dengan memengang Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI). 

Baca juga: Pengakuan Rohingya, Diturunkan di Aceh Barat Daya, Boat Langsung Berangkat

“Ini amanah Undang-Undang tahun 2014 tentang keinsinyuran untuk membantu dan mendorong supaya tidak ada yang melanggar dan melakukan pelanggaran dalam bekerja.

Kami memberikan perlindungan hukum bagi yang melakukan praktek keinsinyuran," kata Sekjend PII Pusat itu.

Oleh karena itu, PII sebagai penyelenggara keinsiyuran Indonesia, bukan semata-mata asosiasi profesi tetapi PII lebih dari itu yang menerbitkan surat insinyur itu adalah PII, lanjut Bambang Goeritno. 

Ia mengatakan, sejak Desember 2021, kemajuan dan peningkatan yang diraih sangat signifikat.

Anggota PII tahun 2021 seluruh Indonesia mencapai 47.000 orang, tahun 2023 naik anggotanya menjadi 65.000 orang. 

Lebih lanjut Bambang Goeritno meminta kepada Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Aceh untuk membentuk cabang insinyur di kabupaten/kota.

Baca juga: Petaka Bulu Mata Palsu dan Softlens, Mata Wanita Ini Dipatuk Ayam karena Dikira Ulat saat Selfie

"Saat ini baru ada 8 cabang terbentuk, setiap tahun akan dibentuk 5 cabang, pada tahun ketiga akan dibentuk 15 cabang," pungkasnya.

Sementara itu Ketua PII Aceh, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU, APEC. Eng,  mengatakan bahwa pengurus wilayah Aceh dalam tiga tahun kedepan akan menjalankan program untuk meningkatkan kompetensi anggota seiring dengan implementasi UU tentang keinsinyuran.

“Jika UU keinsinyuran cepat diterapkan, maka kita akan menyiapkan tenaga yang kompentensi dalam bidang masing-masing, mohon dukungan pusat dengan kehadiran pengurus PII Provinsi Aceh ini," ujar Prof Marwan yang juga Rektor USK itu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved