Jumat, 24 April 2026

Kupi Beungoh

Berapa Orang Penghuni Syurga Itu, Kata Al-Quran?

Terdapat perselisihan pendapat tentang jumlah penghuni Syurga, sehingga membuat setiap diri khawatir,  cemas, apakah diri ini termasuk atau tidak

Editor: Amirullah
ist
Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh. 

Oleh: Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag,  M.Ag.

Terdapat perselisihan pendapat tentang jumlah penghuni Syurga, sehingga membuat setiap diri khawatir,  cemas, apakah diri ini,  termasuk salah satu penghuni syurga  atau tidak.

Dalam beberapa hadis disebutkan jumlah penghuni syurga. Antara lain seperti yang disebutkan dalam hadis berikut ini:

"Sesungguhnya, pada hari kiamat, Allah akan memberiku kesempatan masuk surga tanpa hisab atas umatku sebanyak 70 ribu (dalam satu riwayat 700 ribu). Setiap orang (dalam riwayat lain seribu orang) membawa 70 ribu yang lain." (HR Ahmad).

Berdasarkan hadits tersebut dapat kita hitung bahwa umat Islam yang masuk syurga tanpa hisab  adalah 700.000 orang,  jika setiap orang membawa 70.000 orang, maka jumlah penghuni Syurga yang masuk  tanpa hisab adalah 700.000 x 70.000 = 49.000.000.000 orang.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW menyebutkan hal yang sama:

"Aku memohon kepada Tuhanku 'Azza wa Jalla lalu Dia menjanjikan kepadaku akan memasukkan 70.000 dari umatku (ke surga) dalam rupa bulan pada malam purnama. Aku meminta tambahan dan Dia menambahkannya untukku dari setiap seribu sebanyak 70.000 orang. Aku berkata, 'Wahai Tuhanku, bagaimana jika umatku kaum Muhajirin tidak memenuhinya?' Allah berfirman, 'Kalau begitu, Aku akan melengkapkan untukmu dari kalangan Arab Badui.'" (HR Ahmad)

Berdasarkan hadits tersebut, menurut pendapat saya dapat kita pahami bahwa 49.000.000.000 orang umat Islam, Allah berikan tiket masuk syurga tanpa hisab, mereka ini yang adalah: Pertama, orang-orang yang beriman dan berbuat baik,  kedua, orang-orang yang bertaqwa,  sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut ini, yang artinya:

“Sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu.” (QS. Al Baqarah ayat 5)

Sedangkan yang lainnya adalah mereka  orang-orang  yang  bertaqwa berikut ini alasannya:

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Ali ‘Imran: 133)

Berdasarkan ayat dan hadis tersebut dapat kita pahami bahwa umat Islam yang masuk ke dalam syurga tanpa dihisab  adalah orang-orang yang beriman dan berbuat baik serta orang-orang yang bertaqwa.

Sedangkan, umat Islam lainnya akan Allah masukan juga ke syurga,  namun tentunya dihisab terlebih dahulu, sebagaimana disebutkan dalam Hadis berikut ini oleh Rasulullah SAW, yang artinya:

“Dari Abdullah bin Mas’ud ra, berkata: bersabda Nabi saw: Sesungguhnya aku benar-benar mengetahui penduduk neraka terakhir masuk neraka dan penduduk surga terakhir masuk surga. Seorang laki-laki keluar dari neraka dengan merangkak, maka Allah memerintahkan (kepada orang itu):

“Pergilah dan masuklah ke surga!” Laki-laki itu mendatangi surga itu sambil mengkhayalkan bahwa surga itu telah penuh. Lalu ia kembali dan berkata:

“Wahai Tuhan aku dapati surga itu telah penuh.” Allah memerintahkan: “Pergilah dan masuklah ke surga!” Maka ia mendatanginya sambil mengkhayalkan bahwa surga itu telah penuh. Lalu ia kembali dan berkata:

“Wahai Tuhan aku dapati surga itu telah penuh.” Maka Allah berfirman:

“Pergilah dan masuklah ke surga, maka sesungguhnya (surga) itu semisal dunia dan sepuluh kalinya atau sesungguhnya surga itu sepuluh kali dunia.” Laki-laki itu berkata:

“Engkau mengejek dan menertawakanku sedangkan Engkau pemilik(nya).” Aku (Ibnu Mas’ud) melihat Rasulullah tertawa hingga tampak gigi gerahamnya. Dan pernah pula dikatakan:

“Yang demikian itu adalah penduduk surga yang paling rendah tingkatannya.” [HR. al-Bukhari dan Muslim]

Hadis ini menyebutkan bahwa ada penghuni Syurga yang baru selesai dihisab di dalam neraka, kemudian Allah perintahkan untuk masuk syurga.  Dan disebutkan dia adalah orang terakhir yang keluar dari neraka dan terakhir masuk syurga. 

Menurut saya, ini menunjukkan bahwa semua umat Islam akan masuk syurga,  namun ada yang masuk syurga tanpa hisab seperti orang-orang yang bertaqwa,  orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berbuat baik.

Sedangkan yang lainnya masuk syurga, namun dihisab dulu amalannya, dan dibersihkan dulu di dalam neraka,  sesudah itu baru dimasukkan ke dalam syurga Allah SWT.

Berikut ini ciri-ciri orang yang akan masuk syurga tanpa hisab adalah

Pertama, Mereka Yang Masuk Syurga Tanpa Hisab Adalah Orang-Orang Beriman dan berbuat baik.

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 5 Allah sebutkan yang artinya:

“Sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu.” (QS. Al Baqarah ayat 5)

Berikut ini akan kita lihat ayat-ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang ciri-ciri orang beriman. Dalam Al-Quran Surat Al-Anfal Ayat 2 sampai 4, Allah menyebutkan ciri-ciri orang beriman:

1. Orang yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya. Sebagaimana Allah sebutkan dalam QS. Al-Anfal: 2), yang artinya:

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka.” (QS Al-Anfal [8]: 2).

2. Orang yang apabila dibacakan ayat-ayat  Allah, baik itu ayat Allah yang  tertulis dalam Al-Quran,  maupun ayat-ayat  Allah yang  ada di alam semesta, atau  berbagai peristiwa alam, mereka itu bertambah keimanannya kepada Allah SWT. Sebagaimana Allah sebutkan dalam ayat yang sama QS. Al-Anfal: 2, yang artinya:

“dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya).” (QS: Al-Anfal [8]: 2).

3. Orang-Orang Yang Mendirikan Shalat

Tentang hal ini Allah sebutkan dalam surat yang sama di ayat selanjutnya QS. Al-Anfal: 3, yang artinya:

“(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat.” (QS: Al-Anfal [8]: 3).

4. Orang-Orang Yang Menafkahkan Rezeki Kepada Orang Lain

“Dan mereka yang menginfakkan rezki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Al-Anfal [8]: 3).

Allah sebutkan dalam ayat selanjutnya, mereka inilah orang-orang sebenar-benarnya orang beriman.

Mereka itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya.” (QS. Al Anfal; 4

Kedua,  Orang Yang Masuk Syurga Tanpa Hisab Adalah Mereka Orang-Orang Yang Bertakwa

Hal ini sesuai dengan yang  Allah sebutkan dalam ayat berikut ini, yang artinya:

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Rabbmu dan mendapatkan Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Ali ‘Imran: 133)

Adapun ciri -ciri orang Bertakwa

1. Mereka adalah orang-orang yang Menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk dalam hidupnya.

"Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa," ( Al Baqarah: 2)

2. Mereka adalah orang-orang Yang percaya dengan yang ghaib.

Dalam hal ini,  mereka percaya dengan adanya hari akhir, adanya syurga dan neraka, sehingga dengan keyakinan akan hal tersebut,  mereka benar-benar mempersiapkan dirinya untuk akhiratnya. Ini sesuai dengan QS Al-Baqarah ayat 3 yang artinya;

"yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib...(QS. Al- Baqarah: 3)

3. Mereka Yang Mendirikan Shalat

"...yang mendirikan shalat...( QS, Al Baqarah: 3).

Dengan shalat itu hadir sikap Ihsan (sikap bahwa jika kita tidak bisa melihat  Allah, Allah pasti melihat kita), sehingga sikap Ihsan yang ada pada orang-orang yang shalat mencegah orang tersebut dari berbuat keji dan Munkar, sebagai mana yang Allah sebutkan dalam QS. Al Ankabut ayat : 45 yang artinya:

"...Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar..."(QS. Al Ankabut: 45)

4. Mereka Yang Banyak Bersedekah ( menolong orang lain).

"...dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka."(QS. Al Baqarah: 3)

5. Mereka Yang Beriman Kepada Al Qur'an dan Kitab-kitab Yang Telah Diturunkan Sebelumnya.

"Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." (QS. Al Baqarah:4)5.

Allah menyebutkan mereka inilah orang-orang yang mendapat petunjuk dan merekalah orang-orang yang beruntung,  sebagaimana Allah sebutkan dalam ayat berikut ini:

"Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung." ( QS.  Al Baqarah: 5).

Berdasarkan ayat dan hadis tersebut di atas, menurut pendapat saya dapat di simpulkan bahwa semua  orang Islam itu akan Allah masukan ke dalam syurga, mulai dari umat Nabi Adam AS,  sampai  umat Nabi Muhammad SAW. 

Untuk Orang-orang yang beriman dan berbuat baik serta orang-orang yang bertaqwa,  mereka  Allah berikan keistimewaan dapat masuk ke dalam syurga tanpa hisab,  sedangkan orang Islam lainnya Allah masukan ke dalam syurga setelah Allah hisab terlebih dahulu,  Allah bersihkan terlebih dahulu di dalam neraka.

 

*) PENULIS Dr. Ainal Mardhiah, S.Ag, M.Ag adalah Dosen Tetap Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan UIN Ar Raniry Banda Aceh.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

BACA TULISAN KUPI BEUNGOH LAINNYA DISINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved