Berita Nagan Raya
Heboh Video Pasien Dibawa dengan Kain Panjang di RSUD Nagan Raya, Manajemen Lakukan Penelusuran
Dalam video terlihat seorang pasien diturunkan dari sebuah mobil dibungkus dengan kain panjang.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Dalam video terlihat seorang pasien diturunkan dari sebuah mobil dibungkus dengan kain panjang.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebuah video yang membawa sosok pasien dengan kain panjang di RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya bikin heboh.
Video tersebut selain menyebarluas melalui pesan WhatsApp (WA) juga ikut diposting di akun media sosial (Medsos) TikTok.
Video berurasi 1 menit 45 detik mulai menyebar sejak Selasa (21/3/2023) malam hingga Rabu hari ini bertuliskan "Rumah Sakit SIM tidak melayani orang sakit kurang mampu".
Selain menyebar, video tersebut juga diposting di akun TikTok 'Abdullah As Botet'
Dalam video terlihat seorang pasien diturunkan dari sebuah mobil dibungkus dengan kain panjang.
Pasien itu dibopong oleh tiga orang laki-laki dibawa ke ruangan yang disebutkan ke ruangan poli.
Dalam video yang diposting ke TikTok ada dua tulisan lainnya yakni 'Beginilah alat bawa pasien di rumah sakit Nagan Raya'.
Tulisan lain "Akibat tidak dikasi ranjang sorong terpaksa kami pakek kain panjang untuk bawa pasien ke poli guna cek, ab ulang'
Video tersebut juga banyak warga di Nagan Raya yang mempertanyakan melalui sejumlah grop WA kebenaran video yang bisa heboh tersebut.
Apalagi RSUD SIM merupakan milik Pemkab Nagan Raya.
Mereka ingin memastikan kenapa bisa terjadi, kebenaran yang sebenarnya bagaimana? dan kapan terjadi sehingga menjadi jelas, apalagi menyangkut layanan rumah sakit.
Baca juga: RSUD Nagan Raya Miliki Dokter Spesialis Saraf
Lakukan penelusuran
Sementara itu, Kepala Tata Usaha RSUD Nagan Raya, Siddiiq Abdurrahman dikonfirnasi Rabu (22/3/2023) terkait video heboh pasien dibawa dengan kain panjang pihaknya sudah melihat video tersebut.
"Sedang kami telusuri. Memastikan kronologinya dan kapan itu terjadi," kata Siddiq.
Dikatakan, pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh karena menunggu tim RSUD mengecek dulu video tersebut.
Namun menurut Siddi, dari video menyebar ada beberapa kejanggalan dan patut dipertanyakan.
Seperti di lokasi ada terlihat kursi roda dan ketika pasien ke ruangan sudah bisa duduk.
Menurut Siddiq, bila pasien sudah dibawa ke RSUD tidak mungkin dibiarkan oleh pihak rumah sakit, apalagi dalam kompleks rumah sakit.
"Kita akan cek dulu. Apa terkait mis komunikasi atau ada unsur lain," katanya.(*)
Baca juga: Terkait Demo Tenaga THL RSUD Nagan Raya, Pj Bupati Cek Pelayanan Kesehatan Malam Hari

Polres Nagan Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu, Jumat Berkah |
![]() |
---|
Polisi Selesaikan Kasus Penyebaran Video Asusila di Nagan Melalui Restorative Justice |
![]() |
---|
Pemkab Nagan Telusuri Jejak Perjuangan Abu Habib Muda Seunagan dalam Perang 'Tuwi Pomat' |
![]() |
---|
Bupati Hadiri Konferensi Internasional, Perkuat Komitmen Pemenuhan Dokter Spesialis di Nagan Raya |
![]() |
---|
Tim Adipura KLH Apresiasi Pengelolaan Lingkungan di SDN Ujong Patihah Nagan Raya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.