Opini
Menjaga Kesehatan Kulit Selama Puasa
Dalam kondisi ini, tubuh tidak terhidrasi dengan baik. Jika kesehatan tidak dijaga selama bulan puasa, kondisi berpuasa tersebut akan menyebabkan gang
dr Zulfan, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Banda Aceh
KULIT adalah organ tubuh terbesar, menutupi permukaan tubuh manusia dan menyumbang sekitar 20 persen dari total berat badan orang dewasa. Kulit, yang terletak pada antarmuka antara tubuh manusia dan lingkungan, memiliki fungsi penghalang yang penting secara pasif dan aktif dalam perlindungan kimia, fisik dan mikroba. Kesehatan kulit yang terjaga akan membuat kita lebih sehat dan tampil percaya diri.
Selama bulan Ramadhan, semua umat muslim di dunia harus menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Dalam kondisi ini, tubuh tidak terhidrasi dengan baik. Jika kesehatan tidak dijaga selama bulan puasa, kondisi berpuasa tersebut akan menyebabkan gangguan pada kesehatan tubuh, termasuk kesehatan kulit.
Kondisi dehidrasi selama puasa akibat berkurangnya asupan cairan tubuh dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan kusam. Kulit kering ditandai dengan permukaan kulit yang kasar, gatal, pecah-pecah atau bahkan tampak bersisik. Selain mengganggu penampilan kulit, kulit kering juga dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kulit lainnya, termasuk infeksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menerapkan dengan benar tips cara menjaga kesehatan kulit selama Ramadhan.
Pelembab
Cara mengatasi kulit kering saat puasa yang ampuh adalah dengan mengoleskan pelembap sesuai jenis kulit setiap hari. American Academy of Dermatology menyarankan agar menggunakan pelembap sesaat setelah mencuci muka, mandi, dan cuci tangan. Pastikan Anda menggunakan produk pelembap yang berbeda untuk wajah dan kulit tubuh. Jangan lupa untuk mengoleskan pada area kulit yang kering, termasuk lengan dan kaki. Jika Anda memang memiliki tipe kulit yang kering, dan semakin kering saat bulan Ramadan, cobalah memilih pelembap yang berbentuk krim. Pelembap dengan tekstur krim umumnya lebih baik dalam menjaga kelembapan kulit dibandingkan dengan yang berbentuk losion. Pilihlah pelembap yang mengandung hyaluronic acid, dimethicone, lactic acid, ceramide, gliserin, lanolin, minyak mineral, petrolatum, shea butter, dan colloidal oatmeal.
Gunakan tabir surya
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat memperburuk kondisi kulit kering saat berpuasa. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan tabir surya agar kulit tidak kering selama puasa Ramadhan. Cara penggunaan tabir surya yang benar adalah dengan membersihkan wajah dan menggunakan produk skin care atau perawatan kulit seperti moisturizer, essence, serum atau face cream.
Mengaplikasikan produk skin care setelah tabir surya dapat menyebabkan tabir surya menjadi luntur. Jika hendak menggunakan make up, maka make up diaplikasikan setelah penggunaan tabir surya. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30. SPF (Sun Protection Factor) adalah ukuran perlindungan standar yang harus disediakan oleh tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV-B (UVB).
Semakin tinggi faktor perlindungan matahari, semakin tinggi perlindungan terhadap sinar UVB. Oleskan tabir surya 15-30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan agar tabir surya telah menyerap ke lapisan kulit dengan optimal. Pada siang hari, perlindungan terhadap sinar matahari bisa berkurang akibat produksi keringat dan minyak. Oleh karena itu, pengaplikasian tabir surya yang benar adalah harus dilakukan pengolesan ulang setiap 2 jam sekali.
Minum air putih cukup
Tubuh manusia terdiri atas 60 persen air dan setiap sistem bergantung pada air, termasuk kulit. Ketika asupan cairan berkurang, tubuh menyerap kelembapan di kulit untuk memenuhi cairan tubuh. Seseorang harus minum yang cukup selama puasa untuk merawat kulit kering. Selain untuk mengatasi kulit kering, tetap terhidrasi saat berpuasa juga dapat membantu mencegah dehidrasi.
Rumus jumlah ml air putih harian yang dibutuhkan adalah per kilogram berat badan dikali 30 ml. Anda bisa mengikuti aturan minum air putih saat puasa dengan rumus 2-4-2, yaitu meminum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur dan 2 gelas saat sahur.
Konsumsi antioksidan
Mengonsumsi makanan kaya antioksidan merupakan salah satu cara alami untuk merawat kulit kering saat berpuasa. Gejala kulit kering saat puasa bisa diperparah dengan paparan zat yang merusak sel kulit lebih cepat. Makanan kaya antioksidan dapat membantu tubuh memproduksi sel yang lebih sehat.
Makanan tinggi antioksidan termasuk berbagai buah dan sayuran seperti anggur, buah beri, brokoli, wortel, bayam, kacang kedelai, dan kecambah. Jangan lupa untuk memasukkannya ke dalam menu sahur dan buka puasa.
Hindari makanan berminyak
Gorengan sudah menjadi menu buka puasa rutin yang tidak hanya enak tapi juga praktis. Sayangnya, mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan bisa mempercepat proses dehidrasi. Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi makanan berlemak di pagi hari dan saat berbuka puasa.
Jauhi soda dan kafein
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dr-Zulfan-II.jpg)