Berita Langsa
3 Mahasiswa Sumut Dibacok di Langsa, Korban Sempat Lari Saat Lihat Parang
tiga Mahasiswa Sumatera Utara Dibacok di Langsa, Korban Sempat Lari Saat Lihat Parang
Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Zubir | Langsa
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Diduga hanya gara-gara sisa tagihan uang rumah kos.
Anak pemilik kos-kosan di Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, MY (30) nekat menyabet tiga mahasiswa ngekos di sana pakai parang.
Akibatnya, ketiga mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Samudra ini mengalami luka-luka sayatan dan sempat harus menjalani perawatan di IGD RSUD Langsa.
Insiden berdarah menimpa mahasiswa asal Sumatera Utara ini terjadi di rumah kos miliki orang tua pelaku, di Lorong II Dusun Sadar Gampong Sidodadi, Selasa (28/3/2023) pukul 20.45 malam.
Ketiga korban yaitu Rahmat Irfan (23) alamat Jln. Suka Bumi Dusun III Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kota Bijai, Sumatera Utara.
Lalu, Muhammad Wahyu (24) alamat Dusun V Desa Air Hitam Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Terakhir, Suma Fachruri Ginting (24) alamat Dusun IV Desa Hulu Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Demikian informasi tersebut disampaikan Kapolres Langsa AKBP Muhammadun, SH, melalui Kapolsek Langsa Timur Iptu Aulia Budiman, SH, MH, Rabu (29/3/2023) siang ini.
Baca juga: Polisi Ditemukan Tewas Tertembak di Dada Kiri Dalam Mobil Dinas
Menurut Kapolsek, pelaku penganiyaan ( pembacokan) MY berhasil ditangkap petugas pada Rabu (29/3/2023) pukul 02.43 dini hari.
Saat itu ia coba bersembunyi di rumah temannya, di Gampong Blang Paseh, Kecamatan Langsa Kota.
Kronologis kerjadian, terang Iptu Aulia, malam itu ketiga korban yang berada di dalam kamar kos-kosan bertingkat itu didatangi pelaku dan menyuruh ketiganya turun ke bawah.
Saat itu korban dan pelaku turun bersamaan dengan pelaku.
Lalu pelaku MY kembali ke kamar pelaku rupanya untuk mengambil sebilah parang.
Melihat pelaku memegang parang, ketiga korban memilih kabur dan bersembunyi di rumah warga sekitar.
Setelah melihat situasi aman korban Wahyu coba kembali ke kos.
Namun, ternyata pelaku telah menunggu di depan pintu rumah kos itu dan langsung menendang korban di bagian perut dan wajah, sehingga Wahyu jatuh ke lantai.
Baca juga: Diduga Putus Cinta, Mahasiswa asal Aceh Timur Harakiri di Kamar Kosnya di Langsa
Tidak sampai disitu, pelaku kembali mencari korban Suma dan Rahmat yang diketahuinya masih bersembunyi di rumah warga.
Kemudian pelaku mendobrak pintu samping rumah warga dimana dua korban bersembunyi.
Lalu pelaku langsung membacok berapa kali Rahmat Irfan.
Sehingga Rahmat terkena bacokan parang di punggung sebelah kiri dan kaki sebelah kiri.
Pelaku yang belum puas, lalu mencoba membacok korban Suma.
Tapi korban sempat menangkis sehingga mengalami luka di tangan kanan.
Baca juga: Paket Combo THR Plus Tukin 50 Persen ke ASN Dibayar H-10 Lebaran, Ini Penjelasan Lengkap Sri Mulyani
Tidak lama kemudian berapa warga yang mengetaui kejadian itu datang ke lokasi dan mengusir pelaku MY dari sana.
Saat itu juga pelaku MY memilih langkah seribu alias melarikan diri.
Akhirnya MY berhasil diringkus di salah satu rumah warga di Gampong Paya Bujok Blang Paseh.
Tersangka MY diringkus oleh Unit Reskrim dan Intel Polsek Langsa Timur dengan di back up Team Opsnal Satreskrim Polres Langsa.
"Sejak malam itu tersangka MY dan barang bukti sebilah parang telah diamankan di Mapolsek Langsa Timur," tutup Kapolsek. (*)
Baca juga: Jadwal Pencairan THR PNS, PPPK, TNI Polri Hingga Pensiunan, Ini Besaran THR dan Gaji 13
Kota Langsa Diguyur Hujan Sejak Jelang Magrib Hingga Malam Ini |
![]() |
---|
Aksi Maling Sasar Kios Mulai Resahkan Warga Gampong Blang Langsa |
![]() |
---|
Pemko Langsa Komit Siap Lunasi Pembayaran BMD Pemkab Aceh Timur |
![]() |
---|
4 Ibu Rumah Tangga dan 1 Pria di Langsa Kuras Uang di ATM Korban, Pelaku Berhasil Ditangkap |
![]() |
---|
Terkait Ancaman Tarik Aset, Wali Kota Langsa Jeffry: Bupati Aceh Timur Jangan Seperti Debt Collector |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.