Fakta-fakta Pembacokan Eks Ketua Komisi Yudisial dan Anaknya, Pelaku Sudah Tunggu Dekat Rumah
Jaja Ahmad Jayus merupakan Ketua Komisi Yudisial selama dua periode, yakni 2010-2015 dan tahun 2015-2020.
Kusworo mengaku, kini pihaknya masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.
"Namun info yang kami dapat, bahwa luka korban berada di belakang kepala dan leher bagian belakang," ucapnya
2. Anak perempuan jaja ikut jadi korban
Ternyata korban pembacokan tak hanya mantan Ketua Komisi Yudisial, Jaja Ahmad Jayus saja, satu anak perempuannya juga menjadi korban pembacokan.
"Karena pada saat mantan ketua Komisi Yudisial dibacok, sang anak juga melakukan pembelaan kepada ayahnya, dan juga ikut mengalami luka-luka," ujar Kusworo
3. Dibacok di area parkir rumah, tak ada barang hilang
Kusworo mengatakan, saat kejadian tak ada barang korban yang hilang.
"Dari informasi sejauh ini, hanya satu pelakunya," kata Kusworo.
Saat ditanya, pelaku sempat dikejar warga, Kusworo mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kejadian (pembacokan) di area parkir (rumah korban)," tuturnya.
Barang bukti yang berhasil diamankan, menurut Kusworo, yakni senjata tajam berupa celurit.
"Senjata dari tersangka bisa kami amankan, dan kita ajukan ke labfor berupa senjata tajam," katanya.

4. Ditolong tetangga
Salah seorang tetangga, Dion mengungkapkan, saat itu kondisinya sepi, tiba-tiba tetangga keluar dan memanggil-manggilnya, mungkin panik.
Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, IPNU Pidie: Negara Harus Bertanggung Jawab |
![]() |
---|
Rumahnya Digeruduk Massa, Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Luar Negeri |
![]() |
---|
Unsam Terima Serambi Ekraf Awards 2025, Kembangkan Arboretum Mendukung Ekonomi Kreatif |
![]() |
---|
Massa Obrak-abrik Rumah Ahmad Sahroni, Mobil Mewah Dirusak, Perabotan hingga Brankas Dijarah |
![]() |
---|
Serambi Ekraf Awards Menambah Motivasi Usaha Ekonomi Rakyat di Bireuen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.