Ramadhan 2023
Hukum Cabut Bulu Ketiak dan Cukur Bulu Kemaluan Saat Puasa, Batalkah Puasanya?
Secara kesehatan, mencukur bulu ketiak dan kemaluan memang memiliki banyak manfaat. Namun, bagaimana jika hal itu dilakukan kerika sedang menjalani
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM - Bagaimana hukum mencabut bulu ketiak atau mencukur bulu kemaluan saad sedang berpuasa?
Hal ini mungkin menjadi salah satu persoalan yang sering ditanyakan oleh umat muslim.
Sebagaimana diketahui, ibadah puasa ramadhan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang mampu dan memnuhi syarat.
Sebagaimana tata laksana ibadah lainnya, puasa ramadhan juga memiliki ketentuan-ketentuan yang harus diperhatikan.
Termasuk hal yang dapat membatalkan puasa.
Sementara itu, dalam pelaksanaannya, ada banyak problem atau persoalan yang mengenai hukum boleh atau tidak bolehnya melaksanakan aktivitas tertentu ketika sedang berpuasa.
Misalnya seperti mencabut bulu ketiak atau mencukur bulu kemaluan saat berpuasa.
Secara kesehatan, mencukur bulu ketiak dan kemaluan memang memiliki banyak manfaat.
Namun, bagaimana jika hal itu dilakukan kerika sedang menjalani ibadah puasa?
Baca juga: Haram Main Game Ini saat Puasa Apalagi Sampai Tinggalkan Ibadah, Buya Yahya: Ramadhan Setahun Sekali
Tidak membatalkan puasa
Mengutip Elbalad News dari Kompas.com, Sekretaris Lembaga Fatwa Mesir Syekh Muhammad Abdus Sami' mengatakan, mencukur rambut kepala atau badan, termasuk ketiak dan kemaluan tidak membatalakan puasa.
Dua aktivitas tersebut juga tidak mengurangi pahala puasa seseorang.
Bahkan, Syekh Abdus Sami' menyebutkan, mencukur rambut ketiak dan kemaluan termasuk hal yang dianjurkan.
"Disunahkan untuk tidak membiarkan rambut di dua area tersebut tumbuh panjang," jelasnya.
Karena termasuk anjuran Rasulullah SAW, maka mencukur rambut ketiak dan kemaluan justru bernilai pahala bagi yang melakukannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-miss-v.jpg)