Ramadhan 2023

Ketiduran hingga Lupa Mandi Wajib sampai Matahari Terbit, Batalkah Puasanya? Begini Kata Buya Yahya

Bagaimana hukum puasa seseorang jika ketiduran dan belum mandi wajib hingga matahari terbit? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

|
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
INSTAGRAM @buyayahya_albahjah
Buya Yahya 

Ketiduran hingga Lupa Mandi Wajib hingga Matahari Terbit, Batalkah Puasanya? Begini Kata Buya Yahya

SERAMBINEWS.COM - Bagaimana hukum puasa seseorang jika ketiduran dan belum mandi wajib hingga matahari terbit? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.

Mandi wajib merupakan mandi yang dilakukan oleh seseorang untuk menghilangkan hadas besar, ini biasa juga disebut mandi besar atau mandi junub.

Tak hanya selesai haid, mandi wajib juga lazim dilakukan setelah pasangan suami istri atau pasutri melakukan hubungan intim yang dikategorikan sebagai hadas besar.

Semantara itu, mandi wajib merupakan hal yang harus dilakukan sebelum hendak melaksanakan puasa Ramadhan.

Lalu, bagaimana hukumnya jika seseorang lupa mandi wajib hingga matahari terbit, apakah sah puasanya?

Biasanya, bagi sebagian pasangan suami istri atau pasutri kerap melupakan hal ini.

Baca juga: Buya Yahya Ungkap Cukup Rutin Melakukan Ibadah Ini Agar Bisa Menggapai Malam Lailatul Qadar

Setelah berhubungan intim pada malam hari Ramadhan, mereka tertidur pulas dan lupa untuk mandi wajib hingga matahari terbit.

Terkait kondisi tersebut, apakah masih bisa melanjutkan untuk puasa? Dan bagaimana shalat subuhnya yang tertinggal?

Menjawab hal tersebut, pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya memberikan penjelasan.

Awalnya Buya Yahya mendapati pertanyaan dari seorang jamaah terkait mandi junub setelah adzan subuh.

"Assalamu’alaikum Wr. Wb. Buya, saya mau bertanya, bagaimana hukumnya puasa orang yang mandi besar setelah terbit matahari karena tertidur, lalu bagaimana shalat subuh yang ditinggalkannya," demikian bunyi pertanyaan tersebut.

Buya Yahya mengatakan, jika dalam keadaan junub kemudian telah mandi besar setelah adzan subuh, maka puasa orang tersebut tetap sah.

Baca juga: Perbanyak Tahajud, Buya Yahya Ungkap Lakukan 3 Ibadah Ini InsyaAllah Bisa Gapai Malam Lailatul Qadar

"Orang yang berhadats besar (junub) di malam hari kemudian tidak sempat mandi hingga masuk waktu subuh baik itu karena tertidur atau sengaja menunda mandi sampai subuh, maka puasa orang tersebut adalah tetap sah," kata Buya Yahya dikutip Serambinews.com dari laman resmi buyayahya.org, Sabtu (8/4/2023).

Lanjut Buya, adapun jika ada orang atau pasutri tertidur lalu bangun setelah matahari terbit, maka wajib baginya melakukan shalat subuh (mengqadha).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved