Pilpres 2024
Ketum Gerindra Disindir Tak Pernah Menang dan Kembali Maju Pilpres, Prabowo: Saya Pejuang
Prabowo menyadari akan ada ejekan terhadapnya meski tetap maju pada pilpres mendatang, namun ejekan itu tak lantas membuatnya menyerah.
Ketum Gerindra Disindir Tak Pernah Menang dan Kembali Maju Pilpres, Prabowo: Saya Pejuang
SERAMBINEWS.COM – Ketua umum (ketum) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto mendapat sindirian dari pihak tertentu.
Sindirian itu dilayangkan untuk Prabowo Subianto yang menyatakan kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, meski sudah tiga kali gagal.
Meskipun sudah tiga kali maju dan berakhir gagal, namun Prabowo tidak gentar pada Pilpres 2024 kali ini.
Diketahui, Prabowo Subianto sudah tiga kali mengikuti Pilpres, pada 2009 menjadi cawapres yang dipasangkan dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Lalu pada 2014 dia maju sebagai capres yang dipasangkan degan Hatta Radjasa, dan capres pada 2019 ketika dipasangkan dengan Sandiaga Uno.
Ia menyadari akan ada ejekan terhadapnya meski tetap maju pada pilpres mendatang, namun ejekan itu tak lantas membuatnya menyerah.
Baca juga: Sebut Pernah Langgar HAM, Pena 98 Tak Dukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024
Ketua Umum Partai Gerindra tesebut mengungkapkan sikapnya dalam menghadapi ejekan serta sindirian yang ditujukan kepadanya meski terus gagal mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia.
“Ada yang mengejek waktu itu, ngenyek, Prabowo sudah beberapa kali kalah masih mau maju lagi,” ujar Prabowo dikutip dari KompasTV, Jumat (5/5/2023).
Prabowo menyebut bahwa ia merupakan pejuang merah putih yang dididik pantang menyerah.
“Dia tidak tahu kalo Prabowo Subianto adalah pejuang merah putih, saya dididik hari pertama sebagai prajurit oleh pelatih-pelatih saya, oleh senior senior saya, oleh angkatahn 45, saya dididik tidak mengenal menyerah ,”ungkap Prabowo.
Ia juga menambahkan, akan tetap terus berjuang hingga akhir seperti yang diajarkan oleh Jenderal Sudirman.
Baca juga: Megawati, Prabowo, Airlangga, Hingga Zulhas Bertemu Jokowi di Istana, Surya Paloh Tak Diundang
“Idola kita panutan kita adalah Jenderal Sudirman, dan beliau ajarkan jangan sekali-kali menyerah, tidak mengenal menyerah, itu nilai-nilai 45, kita diajarkan sampai nafas kita yang terakhir,” sebut Ketum Gerindra.
Tidak hanya sampai disitu, Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa tidak ada kata menyerah di dalam hati seorang pejuang.
“Tidak ada kata menyerah di dalam hati seorang pejuang, menang kalah biasa,”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Gerindra-Prabowo-Subianto-saat-bertemu-dengan-Ketua-DPP-Jokowi-Mania.jpg)