Minggu, 3 Mei 2026

Berita Viral

Pernyataan Lengkap Rahma, Mahasiswi Pengkritik Pemerintah Aceh, Singgung Korupsi dan Kekuasaan

Tak hanya itu, Rahma juga menyinggung kemiskinan yang terus menghantui Aceh hingga para pejabat yang rela saling ‘bacok’ demi mendapat kekuasaan.

Tayang:
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tangkap Layar TikTok @Risma_11.11
Ikuti Jejak Bima Lampung, Cewek Ini Kritik Pemerintah Aceh: Agama Paham Korupsi Jalan 

Pernyataan Lengkap Rahmawati, Mahasiswi Pengkritik Pemerintah Aceh, Singgung Korupsi dan Kekuasaan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Publik Aceh dalam dua hari ini digemparkan dengan munculnya video seorang perempuan mengkritik Pemerintah Aceh.

Adalah Rahma, seorang mahasiswa di satu kampus negeri di Aceh, dengan lantangnya mengkritisi pemerintah di Aceh.

Bahkan, dirinya menyinggung persoalan korupsi yang menggerogoti tubuh pemerintah di Aceh, mulai dari pemerintah desa hingga provinsi.

Tak hanya itu, Rahma juga menyinggung kemiskinan yang terus menghantui Aceh hingga para pejabat yang rela saling ‘bacok’ demi mendapat kekuasaan.

Kritikan itu ia tuangkan dalam video berdurasi 3 menit 4 detik di akun TikTok-nya @rahma_11.11 pada Rabu (3/5/2023).

“Bongkar kedok para Pemerintah Aceh,” tulis Rahma dalam videonya itu, seraya menambahkan di keterangan video “Sesekali Bongkar”.

Baca juga: Ikuti Jejak Bima Lampung, Cewek Ini Kritik Pemerintah Aceh: Agama Paham Korupsi Jalan

Hingga berita ini ditayangkan, Jumat (5/5/2023) siang, video tersebut telah ditonton lebih dari 481 ribu dan disukai lebih dari 33,4 ribu pengguna TikTok.

Dalam video itu, Rahma mengungkapkan bahwa Aceh merupakan provinsi termiskin di Sumatera, dengan kasus korupsi yang besar.

Perempuan yang mengenakan balutan hijab putih tersebut mengatakan bahwa, Aceh tidak akan pernah maju jika orang yang duduk di kursi pemerintahnya masih korupsi.

“Aceh gak maju-maju. Gimana mau maju kalau pemerintahnya koruptor. Apalagi pemerintah tingkat desa, belum lagi pemerintah tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi,” ujarnya.

“Jangan tanya sama kami mana bukti kami korupsi, karena kami tidak merekam saat kalian memakan uang rakyat,”

“Cukup tunjukkan pada kami saja, mana buktinya kalau kalian mengelola dana otsus (otonomi khusus) dengan baik dan benar. Hasilnya mana?,” sambung Rahma.

Ia mengatakan, jika dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, lantas infrastruktur mana yang saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat.

“Bangun infrastruktur? Infrastruktur yang mana? Sifatnya ghoib tidak bisa dilihat dan tidak bisa dirasakan?,”

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved