Kunjungan Kerja

Kunker ke Aceh Selatan dan Abdya, Pj Gubernur Salurkan Bantuan KUR hingga Pakan Ayam Petelur

Kadis ESDM Aceh, Mahdinur yang dimintai penjelasannya terkait program pemasangan aliran listrik gratis ke rumah penduduk

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com
Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, mendapat sambutan tari dampeng, sesaat tiba di pendopo Bupati Aceh Singkil, Senin (8/5/2023). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bersama istrinya Ayu Marzuki dan rombongan sejumlah kepala dinas, pada hari Selasa (9/5/2023) ini melanjutkan kunjungan kerjanya ke tiga kabupaten, yaitu Aceh Selatan, Aceh Barat Daya (Abdya) dan Nagan Raya.

“Agenda kunker di Aceh Selatan dan Abdya, meninjau sejumlah paket proyek APBA 2022 yang telah selesai, penyerahan sejumlah bantuan, antara lain pakan ternak, listrik gratis, penyaluran KUR PT Bank Aceh Syariah (BAS) kepada Koperasi dan UMKM serta lainnya,” kata Kepala Bappeda Aceh, H T Ahmad Dadek didampingi Kepala Biro pembangunan Setda Aceh, Robby Irza kepada Serambinews.com, Selasa (9/5/2023) di Tapaktuan.

Dadek mengatakan, di Aceh Selatan, ada lima agenda dan titik lokasi kunjungan kerja yang akan ditinjau Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bersama rombongan. Agenda pertama penyerahan/penyaluran kredit KUR kepada Koperasi dan UMKM di Kantor Cabang PT Bank Aceh Syariah Tapaktuan.

Pj Gubernur Komit Bebaskan Aceh Singkil dari Isolasi, 2 Alphard Seberangi Rawa Pakai Rakit

Kedua, peninjuan pembangunan Sea Wall, proyeknya Dinas Pengairan Aceh, di Gunung Kerambi. Ketiga penyerahan life dan fish finder untuk kelompok masyarakat pengawas perikanan, proyeknya Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh.

Keempat dilanjutkan ke lokasi peternakan ayam petelur bantuan Pemerintah Aceh tahun 2022, paket proyek bantuan dari Dinas Peternakan Aceh kepada kelompok tani peternakan di Kecamatan Samadua. Kelima penyerahan bantuan pakan ternak ayam dan obat-obatan untuk 2 kelompok, dari sumber dana CSR PT Pembangunan Aceh (Pema).

Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, meninjau lokasi ternak ayam, ungkap Ahmad Dadek, karena ingin melihat perkembangan usaha peternakan ayam petelur yang sudah dibantu Pemerintah Aceh tahun lalu melalui Dinas Peternakan Aceh, apakah sudah berkembang atau belum, sebagai bahan evaluasinya.

Dari Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, Pj Gubernur dan Rombongan bergerak menuju Abdya, untuk menyerahkan bantuan KUR kepada Koperasi dan UMKM di Kantor Cabang PT BAS di Blangpidie, Abdya. Selanjutnya menyerahkan hand traktor kepada kelompok tani, bantuan dari BPRS Mustaqim dan Distanbun Aceh.

Selesai menyerahkan hand traktor, dilanjutkan dengan kegiatan penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pema dengan PT Meuligo Raya bidang pangan dan penyerahan sambungan listrik gratis kepada masyarakat miskin di Alue Pinang, dari Dinas ESDM Aceh.

Selesai menyerahkan bantuan listrik gratis di Alue Pinang Abdya, Pj Gubernur Aceh, bersama rombongan menuju Kabupaten Nagan Raya, untuk istirahat dan menginap di Nagan Raya.

Kepala Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran yang dimintai penjelasannya terkait peninjauan Pj Gubernur dan rombongan ke lokasi ternak ayam petelur di Kecamatan Samadua, Aceh Selatan mengatakan, lokasi peternakan ayam petelur yang dikunjungi Pj Gubernur itu, merupakan lokasi kelompok peternak ayam petelur yang pernah dibantu tahun 2022 lalu untuk dua kelompok, masing-masing 4.800 ekor ayam petelur.

Kegiatan usaha ayam petelurnya, sampai kini, ungkap Zalsufran,  masih berlanjut. “Yang kita bantu hanya bibit ayam petelurnya, sedangkan kandangnya, telah disediakan oleh kelompok peternak penerima bantuan. Pada tahun ini, melalui sumber dana CSR PT Pema, dibantu lagi pakan ternak dan obat-obatan kepada dua kelompok peternak ayam petelur itu masing-masing 1.000 Kg pakan ternak,” ucapnya.

Diharapkan dari Pemerintah Aceh dan PT Pema, setelah dibantu dua kali berupa bibit ayam petelur dan pakan ternak bersama obat-obatannya, dua lokasi kelompok peternak ayam petelur ini bisa berkembang dan menambah jumlah ayam petelurnya hingga 10.000 ekor.

Sebab, kata Zalsufran, pangsa pasar telur ayam di Aceh cukup besar. Untuk pemenuhan kebutuhan telur ayam di Aceh masih masuk per hari 1 juta butir lebih telur ayam dari Sumut. Seandainya masyarakat Aceh, banyak yang bisa berusaha ayam petelur, uang untuk membeli telur ayam miliaran rupiah per hari ke Sumut, bisa kembali beredar di desa-desa di Aceh.

Kadis ESDM Aceh, Mahdinur yang dimintai penjelasannya terkait program pemasangan aliran listrik gratis ke rumah penduduk miskin mengatakan, program pemasangan sambungan aliran listrik gratis dari tiang PLN ke rumah penduduk miskin sudah dimulai tahun 2018 lalu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved