Info Singkil
Melihat Pohon Madu Kekayaan Alam Kuala Baru Aceh Singkil
Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, dikenal sebagai penghasil madu lebah alami.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, dikenal sebagai penghasil madu lebah alami.
Alami lantaran madu diambil dari sarang di pohon madu yang tumbuh di hutan Kuala Baru.
Pohon madu tumbuh menjulang tinggi, mencolok dibanding tumbuhan lainnya.
Itulah yang menyebabkan pohon madu mudah ditemukan di hutan Kuala Baru.
Warga menyebutnya pohon madu, lantaran pohon berdaun rimbun itu menjadi tempat lebah bersarang.
Uniknya hanya di pohon madu itulah lebah bersarang. Pada satu pohon bisa puluhan bahkan ratusan sarang lebah.
Tak mengherankan ketika musim panen, pemiliknya bisa menghasilkan berjeriken madu.
Baca juga: Objek Wisata Aceh Singkil Ditargetkan Jadi Bagian Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba
Walau berada di hutan belantara, pohon madu sudah punya pemilik. Pohon tersebut diwariskan secara turun temurun.
Pemiliknya berhak memanen madu bila lebah bersarang. Jika sudah panen madu maka, rezeki berlimpah bagi semua masyarakat.
Ini berkat kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Kuala Baru. Ketika penen bukan hanya pemilik yang mendapat jatah.
Semua warga yang ikut andil dalam proses pemanenan mendapat bagian.
Proses panen madu tidak sembarangan. Butuh pawang khusus, terutama keahlian memanjat, maklum pohon madu memiliki tinggi di atas rata-rata pohon pada umumnya.
Bahkan sebelum panen ada ritual serta berbagai macam pantangan. Ini demi keselamatan dan keberkahan.
Panen juga hanya dilakukan malam hari, dengan terlebih dahulu menggelar ritual.
Baca juga: Kisah Penemuan Harta Karun Emas, Penemu Duga Capai 100 Kg, Tapi Diumumkan 16,9 Kg
Penduduk Kuala Baru menjaga pohon madu layaknya peliharaan. Sekeliling pohon dibersihkan. Lumut serta gulma yang menempel di batang pohon dibersihkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pohon-madu-tampak-menjulang-di-hutan-kuala-baru-aceh-singkil.jpg)