Breaking News

Video

VIDEO Anak Penderita Down Syndrome dibawa oleh TKW Overstay Hampir 4 Tahun, Ini Reaksi Imigrasi

Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Karawang mengungkapkan telah mengirim petugas berkomunikasi dengan Siti Aisah.

Penulis: Muhammad Aziz | Editor: Muhammad Hadi

SERAMBINEWS.COM - Siau Huang (26), warga negara Taiwan adalah seorang penderita down syndrome yang kini dirawat Siti Aisah (37). Siti Aisah adalah mantan TKW yang dulu bekerja di rumah Siau.

Diketahui bahwa Siau sudah overstay 3 tahun 10 bulan di Karawang, Jawa Barat.

Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Karawang mengungkapkan telah mengirim petugas berkomunikasi dengan Siti Aisah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang, Barlian Gunawan mengatakan, Siau Huang datang ke Indonesia pada 06 Juni 2019 dengan menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK).

Selama datang ke Indonesia, Siau Huang tidak pernah melakukan izin perpanjangan.

Baca juga: Kisah Anak Majikan di Taiwan Nyaris Disuntik Mati, Dibawa TKW ke Indonesia, Sosok Ibundanya Kejam

Idealnya, apabila telah overstay lebih dari 6 bulan, Imigrasi akan mendeportasi dan memasukannya ke dalam daftar cekal.

Pihak Imigrasi telah mengetahui mengenai perjalanan kisah hidup Siti Aisah dan Siau Huang dari Siti dan pemberitaan.

Dalam kasus ini, pihak Imigrasi Karawang bakal mengedepankan asas kemanusian. Melihat kondisi Siau Huang yang down syndrome.

Barlian juga menambahkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) terkait keberadaan Siau Huang Indonesia.

Baca juga: VIDEO Pihak Rebecca Klopper Laporkan Kasus Video Syur ke Polisi, Kantongi Sejumlah Bukti

TETO akan mendatangi Siti Aisah dan juga mencari keberadaan dari keluarga Siau Huang.

Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Pengadilan Negeri Karawang, dan Dirjen AHU untuk membahas persoalan ini.

Termasuk kemungkinan apakah Siau Huang bisa menjadi warga negara Indonesia dan tetap dirawat Siti Aisah.

Namun juga ada solusi soal perawatan Siau Huang. Melalui langkah koordinasi tersebut, Barlian berharap ada solusi dari persoalan ini.(*)

VO : Syita
EV  : Aziz

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved