Kabar Bireuen
Sekda Letak Batu Pertama Awali Pembangunan 8 Unit Rumah Layak Huni di Jangka
Pembangunan rumah layak huni ini merupakan salah satu program penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bireuen.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Bireuen, Ir Ibrahim Achmad MSi, Senin (19/06/2023) meletakkan batu pertama pembangunan delapan unit rumah layak huni (RLH) bantuan dari Pemkab Bireuen, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bireuen.
Kadis Perkim Bireuen, Ir Fadli ST MSM mengatakan, delapan rumah layak huni dibangun di Kecamatan Jangka yaitu, milik Ramli Puteh Gampong Barat Lanyan, Hamdani Gampong Ule Ceue, Mursyidah dan Jamilah Gampong Punjot.
Kemudian, Sudirman Gampong Bugak Krueng Mate, Syukri Nurmansyah Gampong Jangka Mesjid, Zakaria Yahya Gampong Pante Peusangan, dan Zulfikar Gampong Pante Ranup, rincinya.
Sekdakab Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, MSi mengatakan, di Bireuen ada 6000 lebih rumah tidak layak huni yang membutuhkan perhatian atau pembangunan dari Pemkab Bireuen. Pada tahun 2023 dibangun 139 unit dengan anggaran Rp 98 juta/unit, juga rumah rehab 135 unit anggaran Rp 20 juta/unit, tersebar di 17 kecamatan.
Dijelaskan juga pembangunan rumah layak huni tersebut, salah satu program penanganan kemiskinan ekstrim. "Mudah-mudahan dengan memiliki rumah, warga itu merasa ada kenyamanan di tempat tinggalnya, sehingga menambah motivasi bekerja, mudah-mudahan secara pelan-pelan kemiskinan ekstrim bisa ditangani," ujar Sekda.(*)
Baca juga: Aceh Masih Surplus Beras 197.083 Ton, Tingkat Konsumsi Capai 329.463 Ton
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/RLH_Jangka.jpg)