Krueng Tripa

YARA Dorong Pemkab Nagan Raya Pacu Lelang Proyek Pengaman Tebing Krueng Tripa

Menurutnya, warga mulai tidak mengizinkan lagi lahan milik mereka digunakan sebagai jalan elak setelah putusnya salah satu ruas jalan di sana.

Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Ketua YARA Nagan Raya, Hamdani 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat-Nagan Raya mendorong Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera lelang pekerjaan konstruksi penanganan tebing Sungai Krueng Tripa.

Hal itu disampaikan Kepala perwakilan YARA Perwakilan Aceh Barat-Nagan Raya, Hamdani kepada Serambinews.com, Jumat (7/7/2023) terkait aksi warga yang memblokir jalan di Drien Tujoh, Nagan Raya.

"Jika penanganan Krueng Tripa tersebut tidak segera dilakukan maka ruas jalan provinsi Lamie-Langkak akan terhenti aksesnya, mengingat ada kawasan badan jalan yang telah terputus hingga terpaksa membuat jalan elak yang menggunakan lahan milik warga," kata Hamdani.

Menurutnya, warga mulai tidak mengizinkan lagi lahan milik mereka digunakan sebagai jalan elak setelah putusnya salah satu ruas jalan di sana.

"Kita lihat dari kondisi ini maka Pemkab harus segera melakukan tender atas proyek pemasangan tebing pengaman sungai untuk mencegah terjadinya abrasi makin meluas hingga berdampak di jalan lintas provinsi Lamie-Langkak akan putus total di beberapa titik," katanya.

Baca juga: Ngantor Hari Pertama Tahun Kedua, Pj Gubernur Achmad Marzuki Gelar Rapat Pimpinan dengan SKPA

Jika ini dibiarkan maka akses ke depan akan terhenti total, sekarang saja sudah timbul riak, warga yang lahan mereka digunakan untuk jalan elak sementara melakukan pemblokiran.

Hamdani mengaku dari informasi bahwa anggaran untuk penanganan tebing itu telah ada melalui dana hibah Pemerintah Pusat yang digelontorkan lewat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2022.

Bantuan hibah lewat kegiatan  Pasca Bencana 2022 dengan total anggaran sebesar Rp 20,32 miliar untuk pengerjaan penanganan tebing sungai di tiga titik.

Adapun tiga titik tersebut, kata Hamdani, untuk penanganan tebing sungai Krueng Tripa sebesar Rp 12.259.891.000 tepatnya di Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Tripa Makmur dengan panjang 405 meter.

Selanjutnya penanganan tebing sungai Desa Lueng Keubeu Jagat, Kecamatan Tripa Makmur sepanjang 574 meter dengan anggaran Rp 4.904.155.000 dan penanganan tebing sungai Desa Kuala Baro, Kecamatan Kuala Pesisir sepanjang 372 meter dengan anggaran Rp 3.164.545.000.(*)

Baca juga: Amiruddin Sudah Terima Surat Penugasan Plh Wali Kota Banda Aceh

Baca juga: Idap Tumor Getah Bening, Siti Badriah Didiagnosa Jalani Operasi di Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Baca juga: Kebakaran Lahan Secara Bersamaan di Dua Lokasi Terpisah Terjadi di Lhokseumawe

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved