Selasa, 5 Mei 2026

Pemilu 2024

Diambang Perpecahan, Golkar Ibarat Mengulang Kutukan Tiap Pemilu

Lawrence menilai, Airlangga yang dipilih sebagai bakal calon presiden Golkar untuk Pemilu 2024, tak kunjung bergerak. Oleh karena itu, eksponen pendir

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Kompas.com/Adhyasta Dirgantara
Ridwan Kamil berfoto bersama pimpinan DPP Golkar setelah menerima jas kuning dan KTA Golkar dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (18/1/2023). 

Sebab, Fadel menilai suara Golkar akan merosot akibat tidak memiliki kader yang maju sebagai calon presiden dan wakil presiden.

"Karena kita terancam juga. Begini, nanti suara rakyat itu akan dua. Satu untuk PDI-P, satu ke Gerindra. Golkar ketiga, karena kita tidak ada calon presiden kan. Wapres nggak ada. Terancam Golkar tidak menjadi nomor dua lagi," jelasnya.

Dalam perjalanannya, Golkar pada akhirnya bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju yang mengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Koalisi ini terdiri dari PDI-P, Golkar, PKB, Hanura, PKPI, PSI, Perindo, dan PBB.(*)

Baca juga: Belum Putuskan Capres, PPP sudah Kabur Gabung PDIP, Golkar: KIB Rugi

Baca juga: VIDEO Viral Kades Cantik Ribut dengan Pria yang Menolak Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga: VIDEO Sosok Kades Subang Indah Aprianti yang Lawan Oknum Penolak Perbaikan Jalan, Lulusan Hukum UI

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul "Kutukan" Partai Golkar, Diambang Perpecahan Tiap Jelang Pemilu

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved