1 Muharram
Larangan Membangun Rumah di Bulan Suro/Muharram, Buya Yahya Jelaskan Kapan Sebenarnya Hari Jelek Itu
Bulan Suro atau Muharram sering dikaitkan dengan kepercayaan-kepercayaan masyarakat kuno yang mengarah pada sisi mistis kehidupan.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
Larangan Membangun Rumah di Bulan Suro/Muharram, Buya Yahya Jelaskan Kapan Sebenarnya Hari Jelek Itu
SERAMBINEWS.COM - Benarkah ada larangan membangun rumah di bulan Suro atau Muharram? Bagaimana Islam memandang hal ini?
Simak penjelasan Buya Yahya terkait anggapan di masyarakat soal larangan membangun rumah di bulan Muharram.
Bulan Suro atau Muharram sering dikaitkan dengan kepercayaan-kepercayaan masyarakat kuno yang mengarah pada sisi mistis kehidupan.
Kepercayaan tersebut di antaranya adalah larangan untuk membangun rumah di bulan Suro atau Muharam.
Membangun rumah pada bulan muharram dianggap sebagai suatu pantangan.
Apabila larangan ini tetap dilakukan, dipercaya rumah yang dibangun akan mendatangkan kesialan.
Baca juga: Besok 1 Muharram 1445 H, Ini 30 Link Twibbon Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1445 H, Langsung Unduh
Kepercayaan tidak membangun rumah pada bulan Muharram kini sudah menjadi cerita turun-temurun.
Lalu sebenarnya bagaimana pandangan islam melihat fenomena ini?
Dalam sebuah sesi tanya jawab yang diunggah dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, ulama kharismatik Buya Yahya menerangkan penjelasannya.
Awalnya penanya mengatakan bahwa ada kepercayaan di masyarakat yang mengatan bahwa di bulan muharram seseorang dilarang membangun rumah.
Ia disarankan temannya untuk membangun rumah di Bulan Dzulhijjah.
"Betul itu, yang ngomong, bagus di bulan Dzulhijjah karena punya duitnya di bulan Dzulhijjah, bagus dia, bagus," kata Buya.
Baca juga: Tahun Baru Islam, Bolehkah Puasa Sunah Sebulan Penuh di Bulan Muharram? Ini Jawaban Buya Yahya
Sontak jawaban tersebut disambut tawa jamaah yang hadir dalam kajian.
"Adapun yang di Bulan Muharram, dia belum punya duit," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buya-yahya-saat-memberi-tanggapan-soal-uu-cipta-kerja.jpg)