Berita Viral

Emak-emak Gerebek Tempat Sabu, Temukan Pemuda Lagi Nyabu dan Bong, Polisi Amankan Pemilik Rumah

Usia mengusir paksa para pemuda, emak-emak ini juga mengumpulkan dan menunjukkan barang bukti sabu dan alat-alat yang digunakan.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
TribunJambi
Emak-emak Gerebek Tempat Sabu, Ada Pemuda dan Bong, Penjelasan Polisi: Pemilik Rumah Kita Amankan 

Emak-emak Gerebek Tempat Sabu, Temukan Pemuda Lagi Nyabu dan Bong, Polisi Amankan Pemilik Rumah

SERAMBINEWS.COM, JAMBI – Baru-baru ini viral video aksi segerombolan emak-emak melakukan penggerebekan pada sebuah rumah.

Rumah tersebut diduga kuat sebagai tempat untuk para pemuda melakukan transaksi dan menggunakan narkotika jenis sabu.

Penggerebekan itu dilakukan oleh emak-emak karena sudah tidak tahan lagi melihat aktivitas haram di rumah tersebut.

Dalam video penggerebekan tersebut, ada lebih dari 8 emak-emak melakukan upaya masuk ke dalam rumah.

Di dalam rumah  tersebut, emak-emak mengusir paksa para pemuda yang diduga kuat sedang melakukan aktivitas isap sabu.

Dari dalam rumah itu, emak-emak menemukan alat isap sabu berupa bong dan sejumlah bungkusan kecil berwarna putih.

Menurut keterangan, emak-emak tersebut kesal karena ada pembiaran dengan aktivitas para pemuda itu.

Persistiwa ini terjadi di Kawasan Pucuk, Kota Jambi.

tampak depan rumah yang gerebek emak-emak yang dijadikan tempat narkoba
tampak depan rumah yang gerebek emak-emak yang diduga kuat sebagai tempat narkoba di Eks Lokalisasi Payo Sigadung, Jambi, Minggu (23/7/2023).

Usia mengusir paksa para pemuda, emak-emak ini juga mengumpulkan dan menunjukkan barang bukti sabu dan alat-alat yang digunakan untuk menghisap sabu.

S (38) salah satu warga emak- emak yang ikut dalam aksi tersebut mengatakan, aksi mereka dilakukan lantaran geram dengan aktivitas transaksi narkotika di sana, dan banyak barang warga sekitar sering hilang dicuri.

"Warga sudah resah, karena warga sekitar banyak kehilangan barang, ada motor, mesin air, handphone, laptop,”

“Kehilangan itu tidak hanya di RT kami saja tapi ada juga ke RT tetangga sejak basecamp (rumah) sabu itu dibuka," kata salah satu emak-emak, dikutip dari TribunJambi.

Rumah tempat para penyabu tersebut, menurut warga sudah lama beraktivitas bahkan kurang lebih setahun.

Namun, pihak kepolisian tak kunjung menangkap para penyalahgunaan narkoba tersebut meski sudah dilaporkan oleh masyarakat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved