Senin, 11 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Nelayan Desak Pemerintah Segera Perbaiki Kerusakan Dermaga Lhok Pawoh Abdya

Nelayan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya mendesak Pemkab Abdya dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera memperbaiki Dermaga

Tayang:
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kondisi dermaga nelayan di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gampong Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tampak memprihatinkan. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Nelayan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Pemkab Abdya dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk segera memperbaiki dermaga nelayan di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gampong setempat.

Pasalnya, saat ini kondisi pelabuhan Nelayan terbesar kedua di Abdya setelah Pelabuhan Ujong Serangga, Susoh itu sangat memprihatinkan.

Informasi yang diterima Serambi, dermaga berlantai beton yang merupakan pusat kegiatan nelayan setempat tersebut diperkirakan sudah lama tidak bisa difungsikan lantaran rusak. 

"Belasan meter pangkal dermaga yang berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat kota Blangpidie itu juga putus sehingga lantai beton bersama tiang penyangganya sudah amblas ke dasar laut," kata Pemerhati Ekonomi Barsela, Fadhli Ali SE,M.Si kepada Serambi, Senin (24/07/2023). 

Baca juga: Emak-emak Gerebek Tempat Sabu, Temukan Pemuda Lagi Nyabu dan Bong, Polisi Amankan Pemilik Rumah

Dijelaskan Fadhli Ali, di Abdya pelabuhan Lhok Pawoh adalah pelabuhan Nelayan terbesar kedua setelah pelabuhan Ujong Serangga.

Di pelabuhan Lhok Pawoh ekonomi dan transaksi nelayan berputar.

Kondisi dermaga di Pelabuhan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Abdya sudah tidak dapat difungsikan dan terbengkalai.
Kondisi dermaga di Pelabuhan Lhok Pawoh, Kecamatan Manggeng, Abdya sudah tidak dapat difungsikan dan terbengkalai. (Foto Fadhli Ali)

"Ratusan boat nelayan diparkir di dalam sungai Lhok Pawoh kiri dan kanan sungai jadi tempat tambatan perahu dengan fasilitas seadanya," ungkapnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa, Pelabuhan Lhok Pawoh berbeda, memiliki kelebihan tersendiri karena boat atau perahu nelayan dapat langsung di tambat dalam aliran air tawar, di permukaan sungai hingga mendekati muara.

Baca juga: Bukhari M Ali Terpilih Jadi Ketua Koperasi Karyawan Saree Makmu Serambi Indonesia

"Menurut T. Azman Panglima Laot Lhok Pawoh, pada saat jelang lebaran dimana boat nelayan butuh tempat tambatan selama berhari-hari muara sungai Lhok Pawoh jadi incaran nelayan," terangnya. 

Bukan saja boat milik warga Kecamatan Manggeng dan sekitarnya yang ditambat di sana.

Kata Fadhli Ali, boat-boat nelayan kecamatan lain yang biasa parkir dan bongkar muat di Pelabuhan Ujong Serangga Kecamatan Susoh juga ditambat di hilir aliran sungai krueng Lhok Pawoh itu selama berhari-hari hingga libur melaut selama lebaran.

"Karena itu menurut Panglima Laot Azman pengerukan muara sungai Lhok Pawoh dan penambahan break water atau batu pemecah ombak disekitar Pelabuhan Lhok Pawoh jadi satu kebutuhan yang sangat mendesak," kata Fadhli Ali. 

Baca juga: Khansa Selalu Nangis dengar Lagu Ini, Ingat Ditinggal Kamil 11 Tahun Silam Sejak Perpisahan KKN

Menurut Fadhli Ali, bukan hanya untuk nelayan di Kecamatan Manggeng saja, bahkan untuk nelayan pemilik boat dari kecamatan lain bahkan dari Sawang Aceh Selatan juga memilih menambatkan boatnya di sungai Lhok Pawoh pada musim libur seperti saat lebaran. 

"Selain itu di sungai Lhok Pawoh itu juga ada Docking atau pangkalan reparasi boat-boat nelayan.

Karena itu pengerukan tadi jadi sangat dibutuhkan nelayan. Karenanya masyarakat nelayan sangat berharap perbaikan dermaga pelabuhan tersebut," terangnya.(*) 

Baca juga: Kronologi Kapal Terbalik usai Nonton Acara HUT Kabupaten Buton Tengah, 15 Orang Tewas dan 19 Hilang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved