Berita Banda Aceh
Renovasi Suzuya Mall Banda Aceh Di-stop Sementara, DPRK Minta Dokumen Kelayakan Segera Dilengkapi
"Jadi, sementara waktu sambil menunggu ada dokumen kelayakan, pekerjaan yang berat-berat kami dari Komisi 3 DPRK Banda Aceh meminta untuk di-stop dulu
Penulis: Misran Asri | Editor: Nurul Hayati
"Jadi, sementara waktu sambil menunggu ada dokumen kelayakan, pekerjaan yang berat-berat kami dari Komisi 3 DPRK Banda Aceh meminta untuk di-stop dulu. Tapi, pekerjaan yang sifatnya bersih-bersih dan ngecat-ngecat bagian yang terkelupas silakan saja, sejauh itu tidak menggangu," tegas Irwansyah.
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pekerjaan renovasi Gedung Suzuya Mall Banda Aceh yang selama ini dilaksanakan diminta untuk di-stop sementara.
Hal tersebut diputuskan setelah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Ketua Komisi 3 DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST bersama sejumlah anggota komisi itu, Senin (31/7/2023) pagi.
Sidak yang dilakukan tersebut juga menindaklanjuti pemberitaan Serambinews.com, yang terbit pada Senin (31/7/2023).
Pada pemberitaan sebelumnya itu, warga Gampong Lamteumen Timur mempertanyakan renovasi Suzuya Mall Banda Aceh.
Karena di satu sisi izin operasional untuk pusat perbelanjaan itu belum diterbitkan, sehingga memunculkan keresahan bagi masyarakat.
Sehingga dari sidak tersebut Ketua Komisi 3 DPRK, Irwansyah ST, menegaskan untuk sementara waktu renovasi Suzuya Mall dihentikan sebelum dokumen kelayakan dilengkapi, terutama untuk pekerjaan konstruksi.
"Jadi, sementara waktu sambil menunggu ada dokumen kelayakan, pekerjaan yang berat-berat kami dari Komisi 3 DPRK Banda Aceh meminta untuk di-stop dulu. Tapi, pekerjaan yang sifatnya bersih-bersih dan ngecat-ngecat bagian yang terkelupas silakan saja, sejauh itu tidak menggangu," tegas Irwansyah.
Baca juga: Pertama di Aceh, HokaBen Makanan Ala Jepang Hadir di Suzuya Mall Lhokseumawe
Dikatakan Suzuya Mall ini merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Kota Banda Aceh dan diharapkan segera kehadirannya.
Jadi, seluruh masyarakat akan menyesaki pusat perbelanjaan itu.
Tapi, mengingat kondisi Suzuya Mall di Jalan T Umar, pernah terbakar pada 4 April 2022 lalu, dengan durasi yang cukup lama, peristiwa kebakaran itu tidak bisa dianggap sebagai kebakaran biasa.
Tapi, itu kebakaran luar biasa dan merupakan kebakaran terlama yang pernah terjadi di Kota Banda Aceh.
Sehingga, lanjutnya menyahuti keluhan dan kekhawatiran masyarakat, pihaknya menginginkan ada kepastian keamanan.
Misalnya, terang Irwansyah, apa konstruksinya bisa dipakai atau tidak.
Lalu, dari sisi struktur tulang dan betonnya apa bisa dipakai lagi atau tidak?
Tentu mengenai semua itu perlu didapatkan dokumen kelayakannya.
Baca juga: Beri Kemudahan Akses, Dewan Minta Median Jalan di Depan Suzuya Mall Seutui Dibuka
"Jadi, sebelum dokumen itu kita dapatkan semua, kita minta pekerjaan yang berat-berat dihentikan dulu," kembali ditegaskan oleh Irwansyah.
Kemudian terkait ada konflik di lingkungan, misalnya keluhan masyarakat jangan ada limbah dan minyak di belakang, semua itu harus diakomodir, sebelum ada dokumen lingkungan.
"Karena itu kami minta sebelum semua itu dilengkapi dokumennya, jangan sampai ada aktivitas pembangunan, apalagi ada bagian di sektor baru yang dibangun. Karena semua itu perlu dokumen dan perizinannya," ujarnya.
Irwansyah berharap, Manajemen Suzuya Mall segera melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan.
Kemudian kepada dinas terkait di lingkungan Pemko Banda Aceh, Kementerian Perhubungan, Lingkungan Hidup untuk memberi dukungan agar semuanya bisa berjalan lancar.
"Jangan ada yang dirugikan. Jangan diperlambat. Kejar atau segera 'jemput bola' agar semua proses cepat selesai," pungkas Irwansyah.
Pada sidak tersebut, turut hadir sejumlah anggota DPRK Banda Aceh dari Komisi 3, di antaranya Abdul Rafur, Arief Khalifah dan Sofyan Helmi.
Di samping itu hadir Kadis PUPR Kota Banda Aceh, Muhammad Yasir, Kabid Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi PUPR, Ir Cut Susilawati, serta Sekcam Jaya Baru, M Kharisma serta sejumlah pihak lainnya.
Baca juga: Heboh, Video Joget Berlogo Suzuya Mall Bireuen, Ternyata Begini Faktanya
Keuchik apresiasi DPRK
Sementara itu Keuchik Lamteumen Timur, Riazil SSos mengapresiasi respons cepat DPRK Banda Aceh, khususnya dari Komisi 3.
Sehingga berbagai persoalan yang dihadapi gampong dan warga setempat, bisa diketahui langsung dan diakomodir.
"Padahal semuanya bisa dikomunikasi dengan baik, tanpa muncul persolan dan gejolak di masyarakat. Tapi, selama ini keberadaan gampong terkesan diabaikan, sehingga yang terjadi saat ini merupakan akumulasi masyarakat yang disampaikan kepada kami. Kita semua mendukung operasional Suzuya Mall. Tapi, tolong jangan kesampingkan juga keberadaan gampong," tegas Riazil.
Pada kesempatan yang sama Manager Building Suzuya Mall Banda Aceh, Hermanto yang ditanyai Serambinews.com menyebutkan, pihaknya mengapresiasi sidak dan respons dari Komisi 3 DPRK Banda Aceh yang memberikan gambaran tentang kelanjutan pembangunan Suzuya Mall.
"Untuk pekerjaan struktur kita hentikan sementara. Tapi, untuk di line struktur tetap bisa kita laksanakan, sesuai dengan arahan bapak-bapak dari DPRK Banda Aceh," kata Hermanto.(*)
Baca juga: Suzuki Smart Hybrid Launching di Suzuya Mall Lhokseumawe, Ada Test Drive Berhadiah Motor & Mobil
Kadisdik Aceh dan Kakanwil Kemenag Perkuat Kebiasaan Membaca Qur’an di MAN Model & SMAN 3 Banda Aceh |
![]() |
---|
Perjuangan Terhenti, Jenazah Cahaya, Balita Bocor Jantung Diantar ke Meulaboh |
![]() |
---|
Tari Ratoh Jaroe Sambut Kedatangan Delegasi Dunia di Pelabuhan Ulee Lheue |
![]() |
---|
Ajang Debat Pelajar LDBI 2025 Dibuka, Kadisdik Aceh Ajak Siswa Tingkatkan Literasi & Berpikir Kritis |
![]() |
---|
Harga Beras di Banda Aceh Mulai Turun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.