Senin, 27 April 2026

Polisi di Langkat Disandera hingga Dipukuli saat Tangkap Anggota OKP yang Terlibat Bentrokan

Polisi tersebut mengalami sejumlah luka hingga mobil dinasnya tak luput mendapatkan perusakan.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Situasi saat penangkapan dalang bentrokan berdarah OKP yang berujung penyekapan dan penganiayaan personel Polres Langkat. Penggerebekan yang dilakukan personel Polres Langkat di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat ini tak terlepas dari kematian Ketua PAC IPK Batang Serangan, Simson Sembiring. 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Seorang polisi jadi korban pemukulan dan penyanderaan saat mengamankan bentrokan anggota Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).

Polisi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara disandera dan dipukuli saat hendak menangkap anggota Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).

Polisi tersebut mengalami sejumlah luka hingga mobil dinasnya tak luput mendapatkan perusakan.

Awalnya, polisi tersebut hendak menangkap dalang bentrokan OKP antara IPK vs FKPPI yang bersembunyi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

 

Kronologi Kejadian

Personel Sat Reskrim Polres Langkat melakukan penangkapan pelaku bentrokan dua kubu OKP di Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Peristiwa penangkapan ini terjadi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (2/8/2023).

Proses penangkapan ini berlangsung menegangkan. Pasalnya warga sekitar mencoba menghalangi.

Kapolsek Kuala, AKP Ilham mengatakan mobil personel Polres Langkat mengalami kerusakan akibat ulah warga sekitar.

Lebih parahnya lagi, anggota personel Polres Langkat sempat disandera dan dipukuli.

Meski dihalangi akhirnya personel berhasil mengamankan seorang pelaku bernama Ebi.

Baca juga: Satpol PP Bentrok dengan Pedagang HP Second, BEM FH Unimal Minta Aparat Kedepankan Sikap Humanis

Kematian Ketua PAC IPK

Penggerebekan yang dilakukan personel Polres Langkat di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat ini tak terlepas dari kematian Ketua PAC IPK Batang Serangan, Simson Sembiring.

Simson Sembiring dibunuh kader FKPPI ketika bentrokan terjadi di Dusun II Besadi, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Dalam kasus ini, sudah ada dua yang dijadikan tersangka.

Adapun keduanya merupakan anggota FKPPI, yakni YYG alias Y (26) dan H alias P (40).

"Dua orang yang melakukan penyerangan terhadap korban hingga meninggal dunia kini sudah diamankan. Sekarang masih proses penyelidikan," kata Iptu Luis Beltran.

 

Bentrok Berdarah OKP

Saat bentrok OKP berdarah terjadi, polisi sempat beberapa kali meletuskan senjata api.

Letusan senjata api ini juga didengar oleh warga di sekitar lokasi bentrokan.

Polisi terpaksa meletuskan tembakan ke udara lantaran dilempari batu massa IPK.

"Penyebab terjadinya bentrokan, berawal organisasi kepemudaan FKPPI Langkat menyelenggarakan event Besadi Super Gasstrack 2023 di Dusun Mberlagan, Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Langkat,"

"Selanjutnya rombongan FKPPI Langkat pulang melintasi Dusun Tanjung Balai, Desa Beruam, Langkat. Namun rombongan FKPPI dilempari dengan batu dari arah kebun sawit milik PT LNK oleh masa dari DPD IPK Langkat," kata Kasi Humas Polres Langkat, AKP S Yudianto, Senin (10/7/2023).

Yudianto mengatakan, sebelum bentrokan OKP pecah, polisi mengawal rombongan FKPPI Langkat.

Karena dilempari batu, kader FKPPI kemudian membalas serangan dan menyerang masa DPD IPK Langkat menggunakan senjata tajam.

Personel Polres Langkat dan Polsek Kuala yang melakukan pengamanan berusaha melerai dan mengamankan lokasi.

Namun personel dilempari batu oleh masa DPD IPK Langkat.

"Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Sat Reskrim Polres Langkat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujat Yudianto.

"Sampai saat ini situasi telah aman. Personel Polres Langkat dan Polsek Kuala masih stand by dan melakukan pengamanan," sambungnya.

Baca juga: VIDEO Kronologi Dua Kelompok Terlibat Bentrok di Jalan Tamansiswa Jogja, Bangunan Bersejarah Rusak

Bentrok OKP

Kapolsek Kuala, AKP Ilham mengatakan korban tewas sudah dievakuasi ke rumah sakit.

"Satu orang korban tewas sudah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Medan," kata Ilham, Senin (10/7/2023).

Ilham mengatakan, bentrokan bermula saay kader FKPPI Langkat menyelenggarakan event motor cross bertajuk Besadi Super Gasstrack 2023 di Dusun Mberlagan, Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Langkat.

Di mana akses menuju lokasi kegiatan tersebut melewati basis DPD IPK Langkat, yang berada di Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Langkat.

Tak hanya itu, dengan waktu yang bersamaan, IPK juga mengadakan kegiatan berupa kuda lumping tepat di pinggir jalan raya Dusun II, Desa Beruam.

Kemudian, melihat situasi yang ada, pihak kepolisian sempat berinisiatif memberi pengawalan kepada rombongan FKPPI yang hendak pulang, beserta para pembalap untuk menghindari terjadinya bentrokan.

"Sekira pukul 18.35 WIB, rombongan FKPPI yang dikawal pihak kepolisian melintas di lokasi kuda lumping, dan langsung diadang dilempari oleh OKP IPK dan terjadi bentrokan," ujar Ilham.

Selanjutnya, karena diadang, rombongan anggota FKPPI keluar dari mobil sembari diduga membawa senjata tajam.

Namun pihak kepolisian dapat meredam dan menyuruh rombongan FKPPI terus melanjutkan perjalanan.

Nahas, saat itu ada satu orang yang kena bacok.

Belum diketahui dari anggota siapa yang mati dibunuh tersebut. 

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tewas Dibunuh Ibu Kandung di Sumsel, Korban Ditemukan Tengkurap, Pelaku Diduga ODGJ

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka, Ombudsman Aceh Ajak Warga Kawal Penyaluran

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Tak Dapat Izin Umrah, Pengamat Pertanyakan Sikap Kemenkumham

 

Sudah tayang di TribunMedan: Kronologi Polisi di Langkat Disandera hingga Dipukuli saat Hendak Menangkap Anggota OKP

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved