Sosok S Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Boyolali, Ternyata Murid Doktor Azahari, Ini Perannya
S diketahui adalah ketua atau amir kelompok teroris kecil di wilayah Kota Solo dan sekitarnya untuk melakukan amaliah.
Doktor Azahari punya kader yang selanjutnya menjadi guru dari S," urai Aswin.
S lewat gurunya belajar meracik bom dari bahan-bahan tertentu dan juga switching hingga menghasilkan paket bom yang siap digunakan.
Baca juga: Bom Panci Buatan Tersangka Teroris di Boyolali, Isinya Paku Payung, Besi, Kaca hingga Bahan Kimia
Peran S dalam aksi teror
Aswin kemudian membeberkan peran S dalam aksi teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar pada 7 Desember 2022 lalu.
"S mengantar sendiri paket bom yang akan diledakan ke tersangka AS alias AM pelaku bunuh diri, menyerahkan di satu daerah," ucapnya.
Dari hasil pendalaman sementara, S ternyata juga merencanakan aksi teror di Solo Raya.
S menargetkan Mapolresta Surakarta sebagai target bom bunuh diri.
Awalnya teror akan dilakukan waktunya bersamaan dengan teror di Polsek Astana Anyar.
"Alhamdulillah, bisa kita cegah. Memang ada satu paket bom yang sudah ia siapkan untuk mencari pengantinnya untuk melakukan bom bunuh diri," urai Anwar.
Sementara dalam aksi terornya, S dibantu oleh tersangka lain yang sudah diamankan.
Anwar menegaskan, pihaknya masih melakukan pendalaman secara intensif kepada 5 tersangka, termasuk S.
"Akan kita update lagi ke depannya," tandasnya.
Baca juga: Sosok S, Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88, Berencana Lakukan Teror Bom di Mapolresta Solo
Berencana Lakukan Teror Bom di Mapolresta Solo
Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, S ini sudah memiliki rencana untuk melakukan teror bom di Mapolresta Solo.
Jadi antara S dan Agus Muslim saling terkait.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/S-tersangka-terduga-teroris-dan-Gembong-teroris-asal-Malaysia-Doktor-Azahari.jpg)