Warga Aceh Dianiaya hingga Meninggal
Kecam Penganiayaan Warga Aceh di Jakarta, Teuku Riefky Harsya akan Surati Panglima TNI
Dalam kapasitas saya sebagai salah satu pimpinan Komisi I, saya akan menyurati Panglima TNI untuk memastikan kasus ini diusut tuntas
Laporan Yocerizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pimpinan Komisi I DPR-RI, Teuku Riefky Harsya (TRH) mengecam dan mengutuk keras kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya seorang warga Aceh di Jakarta.
"Kami mengecam aksi keji yang dilakukan terhadap Imam Masykur, warga Bireuen. Aksi kriminal ini harus diusut tuntas", ucap Wakil Ketua Komisi I DPR RI asal Aceh ini.
Ia menegaskan bahwa kasus yang diduga dilakukan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tersebut harus diusut tuntas secara transparan.
Anggota DPR RI asal Aceh ini secara resmi akan segera menyurati Panglima TNI agar pelaku bisa diproses secara hukum dengan segera.
"Dalam kapasitas saya sebagai salah satu pimpinan Komisi I yang bermitra dengan TNI, saya akan menyurati Panglima untuk memastikan kasus ini diusut tuntas dan transparan ke publik," pungkasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaku harus dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi anggota TNI demi tegaknya hukum yang tak pandang bulu.
Baca juga: Ustadz Abdul Somad Tiba di Batu Korong Aceh Singkil, Ini Agendanya
Baca juga: Pemugaran Makam Pocut Meurah Selesai, Ini Harapan Kadisbudpar Aceh
Baca juga: Oknum Paspampres Diduga Siksa Warga Aceh hingga Tewas, Korban: Dek Kirim Peng Peugah Bak Mak
Teuku Riefky juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang berasal dari Gandapura, Bireuen ini.
"Saya ikut berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran atas kejadian ini", tutupnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Imam Masykur, warga asal Aceh yang bekerja di Jakarta diculik oleh beberapa anggota Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres, Sabtu (12/8).
Setelah kejadian tersebut, keluarga dari Imam mendapatkan telepon dan juga video Imam yang sedang disiksa oleh para penculik.
Imam juga dipaksa untuk meminta uang Rp 50 juta kepada keluarganya. Setelah beberapa saat tidak ada berita dari Imam, keluarga mendapatkan Imam sudah tewas.
Polisi Militer Kodam Jaya melalui surat keterangan jenazah yang diberikan kepada keluarga Imam menyatakan bahwa adalah Praka RM yang diduga melakukan aksi penculikan dan penganiayaan tersebut bersama dua orang temannya.(*)
Baca juga: Sikapi Kemungkinan Duet Bersama AHY di Pilpres 2024, Sandiaga Uno Singgung Konsolidasi Besar
Baca juga: Panglima TNI Mutasi Anak Buahnya, Ini Nama 75 Perwira Tinggi TNI yang Dimutasi dan Dapat Promosi
Baca juga: Aceh Tuan Rumah TKTB se-Indonesia 2024, Siap Tampilkan Ragam Seni Budaya
Penganiayaan Warga Aceh di Jakarta
Warga Aceh Dianiaya Paspampres
warga Aceh disiksa Paspampres
warga Aceh meninggal di Jakarta
Teuku Riefky Harsya
Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya
Teuku Riefky Surati Panglima TNI
ViralLokal
Selama Proses Hukum, Pemerintah Aceh Fasilitasi Keluarga Almarhum Imam Masykur |
![]() |
---|
RSPAD Serahkan Hasil Autopsi Imam Masykur, Ikut Disaksikan Staf Ahli Haji Uma dan Tim Hotman Paris |
![]() |
---|
Bang Sayed Takziah ke Rumah Imam Masykur, Keluarga Almarhum Dukung Pemberantasan Mafia Tramadol |
![]() |
---|
Ketua Komite I DPD RI Kunjungi Rumah Almarhum Imam Masykur, Pelaku Dipecat dan Hukum Mati |
![]() |
---|
VIDEO Warga Ragu Imam Masykur Jual Obat Terlarang, Sebut Korban Berhati Mulia dan Gemar Sedekah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.