Berita Banda Aceh
Waspada Cuaca Buruk, Hujan Disertai Angin Kencang dan Kilatan Petir Berpotensi Terjadi
Sudah sejak beberapa hari terakhir, anomali cuaca hampir di seluruh wilayah di Aceh terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah sejak beberapa hari terakhir, anomali cuaca hampir di seluruh wilayah di Aceh terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir.
Hal itu juga menyebabkan terjadi sejumlah bencana berupa banjir, banjir bandang, pohon tumbang dan tanah longsor.
Forecaster on Duty, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Nabila mengatakan, saat ini sendiri Aceh memang berpotensi terjadi cuaca buruk dalam beberapa hari ke depan.
Selain itu pihaknya juga mengeluarkan potensi siaga bencana Hidrometeorologi terjadi di Aceh.
Bencana hidrometeorologi sendiri adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembaban.
Baca juga: Haruskah Makmum Baca Al-Fatihah Lagi Setelah Imam Membacanya dalam Shalat? Ini Penjelasan UAS
Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.
Beberapa wilayah dengan potensi tinggi diantaranya Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.
Kemudian Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Subulussalam.
"Cuaca buruk juga berpotensi terjadi di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.
Secara garis besar, memang hampir seluruh wilayah di Aceh terjadi hujan lebat sertai angin kencang dan kilatan petir,” kata Nabiła, Sabtu (2/9/2023).
Baca juga: Eks Kepala BAIS Ungkap Peran Oknum Tentara dan Jumlah Toko Penjual Obat Ilegal di Kelola Warga Aceh
Ia mengatakan, hal tersebut disebabkan adanya belokan angin di wilayah Aceh yang menyebabkan tumbuhnya awan-awan konvektif.
Hal itu kemudian meningkatkan suplai air itu juga berkontribusi terhadap tumbuh nya awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan sedang hingga disertai kilat dan angin kencang.
Selain itu pihaknya juga mengimbau akan potensi gelombang tinggi yang mencapai 4 meter khususnya di wilayah Samudera Hindia Barat Aceh.
Potensi angin kencang itu juga masih bisa terjadi di seluruh wilayah di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-Hujan-Ringan-Serambinews.jpg)