Breaking News

Perampok Ini Incar Pria Pecinta Sesama Jenis, Jebak Korban Saat Berhubungan dan Kuras Hartanya

Korban digerebek oleh komplotan pelaku saat berhubungan sesama jenis dengan salah seorang dari pelaku di sebuah rumah.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/HO
Perampok yang menargetkan korbannya pecinta sesama jenis saat diamankan petugas Polsek Percut Seituan 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Seorang pria di Deliserdang jadi korban perampokan dengan modus hubungan sesama jenis

Korban digerebek oleh komplotan pelaku saat berhubungan sesama jenis dengan salah seorang dari pelaku di sebuah rumah.

Saat itulah pelaku yang mengaku sebagai polisi menjebak korban dan memeras korban.

Setelah berhasil menguras harta benda milik korban, para pelaku pun kabur.

Tak terima dirampok dan sudah kepalang tanggung kehilangan barang dan uang, korban memberanikan diri melapor ke polisi. 

Polisi kini telah meringkus dua pelaku dan tiga tersangka lainnya masih buron.

Korban bernama Henry Hutasuhut, pecinta sesama jenis dirampok oleh lelaki kenalannya yang ngaku sebagai polisi.

Henry Hutasuhut dirampok ketika dirinya lagi bersenggama atau bercinta dengan perampok yang menyaru sebagai LGBT.

Menurut Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agustiawan, peristiwa perampokan ini terjadi pada Juli 2023 lalu.

Saat itu, Henry berkenalan dengan seorang lelaku dari aplikasi LGBT Social Network.

Baca juga: Remaja 16 Tahun Ditangkap Polisi, Jual Video Asusila Sesama Jenis di Medsos Capai Rp 250 Ribu

Setelah berkenalan, tersangka Zenith Muthalik (20) warga Jalan Seriti 4, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, lantas mengajak Henry Hutasuhut untuk bertemu.

Henry diarahkan pelaku menuju kos-kosan di Jalan Murai, Perumnas Mandala, Kelurahan Kenanga Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang.

Karena korban ingin menikmati layanan dari pecinta sesama jenis, korban pun datang ke lokasi yang dituju.

Korban tidak tahu, bahwa perampok lainnya sudah menunggu di sana, termasuk tersangka M Rizki Anggi (32) warga Jalan Murai 6, Kecamatan Percut Seituan yang berperan menyediakan kamar.

Sampai di lokasi, korban masuk ke dalam rumah yang sudah ditunjuk.

Di sana, korban mulai melepas pakaiannya, lalu bersenggama dengan tersangka Zenith.

Saat lagi asyik-asyiknya melakukan hubungan terlarang, tiba-tiba tersangka lain Hendro dan Hafiz datang mendobrak pintu.

Keduanya mengaku sebagai polisi dan mengancam akan menangkap Henry.

"Pelaku yang mengaku sebagai polisi datang saat korban dan lawan jenisnya memasuki kamar, membuka pakaian dan berhubungan seksual.

 Karena merasa tertekan dan takut, korban akhirnya memberikan semua barang berharga yang ia bawa karena takut melihat pelaku yang membawa logo penyidik," kata Kompol Agustiawan, Sabtu (2/9/2023).

Baca juga: Fakta Kasus Mutilasi di Bogor: Pelaku dan Korban Tinggal Bersama, Dipicu Hubungan Sesama Jenis

Dalam keadaan tertekan dengan kondisi tanpa busana, korban yang ketakutan karena wajahnya direkam lantas dipaksa menuju ke ATM di satu supermarket yang ada di kawasan Percut Seituan. 

Di sana, pelaku menguras isi ATM korban.

Usai menggasak harta benda korban, para pelaku kemudian kabur meninggalkan korban sendirian.

Karena tak terima dirampok dan sudah kepalang tanggung kehilangan barang dan uang, korban memberanikan diri melapor ke polisi. 

Begitu menerima laporan, polisi pun menangkap dua dari lima pelaku lainnya.

Ada empat pelaku lain yang diburon.

Keempatnya adalah Hendro, Hafis, IS dan A.

Menurut polisi, korban dari para pelaku ini sebenarnya lebih dari tiga orang.

Semua korban adalah pecinta sesama jenis.

Namun, para korban takut melapor.

Para korban malu identitasnya terungkap ke publik.

"Kami sampaikan kepada masyarakat ketika menggunakan aplikasi kencan agar berhati-hati, jangan gampang percaya. Karena kita belum tahu siapa yang akan kita jumpai," imbaunya.

 

Baca juga: NasDem Nilai Pasangan Anies Baswedan-Cak Imin Sangat Ideal untuk Aceh, Ini Alasannya

Baca juga: Suami yang Alat Kelaminnya Dipotong Istri Mendadak Ingin Rujuk, Bongkar Alasan Tak Terduga ke Jaksa

Baca juga: Realisasi APBA Masih 50,48 Persen, Jubir MTA: Normal dan Terkendali

Sudah tayang di TribunMedan: Bercinta dengan Perampok, Pecinta Sesama Jenis Dirampok Pria Ngaku Polisi tanpa Pakaian

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved