Berita Pidie

Sapi Berkeliaran di Jalan Raya & Jalan Nasional di Pasar Grong-Grong Macet Dilapor Saat Jumat Curhat

Masyarakat tidak tahan lagi, sehingga melaporkan hal ini dalam Jumat Curhat Polres Pidie di SPBU Gintong Grong-Grong, Jumat (8/9/2023).

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM      
Wakapolres Pidie, Kompol Misyanto (dua kiri) memimpin Jumat Curhat Polres Pidie di SPBU Gintong Grong-Grong, Jumat (8/9/2023) 

Masyarakat tidak tahan lagi, sehingga melaporkan hal ini dalam Jumat Curhat Polres Pidie di SPBU Gintong Grong-Grong, Jumat (8/9/2023).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI -  Gerombolan sapi yang terus berkeliaran di jalan raya hingga timbulnya kemacetan di Jalan Nasional Medan - Banda Aceh, tepatnya di Grong-Grong karena pedagang berjualan di pinggir jalan membuat masyarakat tidak nyaman. 

Kedua masalah ini sudah terjadi puluhan tahun di Pidie, tapi belum adanya tindak lanjut dari pihak terkait.

Masyarakat tidak tahan lagi, sehingga melaporkan hal ini dalam Jumat Curhat Polres Pidie di SPBU Gintong Grong-Grong, Jumat (8/9/2023).

Kegiatan Jumat Curhat itu dipimpin Wakapolres Pidie, Kompol Misyanto SE MSi bersama pejabat Polres Pidie.

"Saat ini, kemacetan terus terjadi di lintas Banda Aceh - Medan, tepatnya di pasar Grong - Grong," kata Wakapolres Pidie, Kompol Misyanto SE MSi, saat menerima keluhan warga pada Jumat Curhat Polres Pidie, Jumat (8/9/2023).

Selain itu, sebut Misyanto, keluhan ternak masyarakat yang masih berkeliaran di jalan raya.

Baca juga: MaTA Nilai Penghentian Kasus Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif di KKR Aceh tak Ada Dasar Hukum

Saat ini, kondisi pasar Grong-Grong yang sangat jorok. Sampah tidak dibersihkan .

Kata Kompol Misyanto, terhadap kemacetan di jalan di Pasar Grong-Grong, hendaknya Muspika Grong-Grong lebih proaktif menyososialisasikan kepada pedagang, agar tidak berjualan di bahu jalan, sehingga dapat mengganggu lalu lintas.

Selain itu untuk mengurai kemacetan, sejatinya harus dibuat jalur dua di pasar Grong-Grong.

Wakapolres mengatakan Polres Pidie akan menampung semua aspirasi dan masukan masyarakat, nantinya akan disampaikan ke tingkat kabupaten dan provinsi, sehingga masalah kemacetan di pasar Grong-Grong akan mampu diatasi.

Wakapolres Pidie, mengintruksikan pada pedagang untuk terus menjaga kebersihan di lokasi Pasar Grong-Grong.

"Nanti Muspika berkoordinasi dengan dinas terkait terhadap pengelolaan sampah sehingga tidak menumpuk dan menimbulkan aroma yang tidak sedap di Pasar Grong-Grong," tegasnya.

Baca juga: Warga Pidie Deklarasikan Nezar Patria sebagai Calon Gubernur Aceh

Kata Wakapolres Pidie, untuk pemilik ternak supaya tidak melepas hewan ternaknya seperti kerbau, lembu dan kambing sehingga berkeliaran di jalan yang dapat membahayakan nyawa orang lain saat melintas di jalan.

"Muspika bersama aparatur gampong harus memberikan pemahaman kepada peternak, agar mengandangkan hewan ternaknya.

Sosialisasi ini perlu kerja sama kita semua, termasuk Satpol PP Pidie untuk menertibkan hewan ternak yang masih berkeliaran di jalan maupun sarana umum lainnya," tegasnya. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved