Berita Banda Aceh
Upaya Aceh Menjadi Tuan Rumah PON 'Berdarah-darah', Ihsanuddin MZ: Tapi Belum Ada Geliat Apapun
Provinsi Aceh dan Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON) XXI Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang
Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Provinsi Aceh dan Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON) XXI Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang.
Namun, hingga saat ini dinilai belum ada geliat apapun dari pemerintah dalam rangka progres menuju perhelatan olahraga bergengsi Nasional tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PPP di DPRA, Ihsanuddin MZ dalam sidang paripurna di DPRA, Rabu (13/9/2023).
"Kami sebagai anggota DPR Aceh, merasakan belum ada geliat apapun di lapangan terutama dalam hal proses konstruksi venue-venue yang ada atau apapun proses pembangunan menuju pelaksanaan PON tahun 2024," kata Ihsanuddin MZ.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Aceh itu lantas membandingkan pelaksanaan PON Papua tiga tahun lalu.
Baca juga: Bertemu Menpora Bahas PON 2024, Sekda Bustami Hamzah: Aceh Masih Kekurangan Dana Rp 1,26 Trilliun
Menurutnya, saat PON XX di Papua, proses persiapan dikerjakan cukup panjang.
Bahkan katanya, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran yang cukup besar mencapai Rp 10,43 triliun kala itu.
"Kucuran dana dari pemerintah pusat untuk PON Papua Rp 10,43 T dan proses pembangunannya berlangsung cukup panjang. Bertahun-tahun proses persiapan untuk itu agar event nasional itu maksimal," kata Ihsan.
Karena itu Ia mempertanyakan Pemerintah Aceh terkait persiapan pelaksanaan PON Aceh tahun depan.
Melihat progres yang hingga kini belum ada tanda apapun, Ihsan justru merasa sedih karena proses untuk mendapatkan tuan rumah PON beberapa waktu lalu adalah proses panjang.
Baca juga: Habis-habisan ke Persiraja, Dek Gam Kontak Sejumlah eks Timnas, Klaim Andik Pemain Termahal Liga 2
"Alangkah sedihnya kita Aceh, proses untuk mendapatkan tuan rumah PON ini adalah proses panjang dan berdarah-darah, mengeluarkan aggaran yang luar biasa pada saat itu, untuk melobi KONI Pusat, KONI Provinsi.
Tapi sampai saat ini kita belum melihat dengan kasat mata yang mengarah pada pelaksanaan PON yang tinggal hanya hitungan bulan lagi," ujarnya.
Terakhir, Ihsanuddin MZ mengingatkan yang paling penting bagaimana melobi pemerintah pusat karena PON skema anggarannya melalui APBN.
Ia kemudian mengingatkan Pemerintah Aceh tidak menggunakan dana otsus untuk pelaksanaan PON Aceh Sumut.
Baca juga: Sukseskan PON 2024, Pj Gubernur Aceh Usul 6 Venue Baru, Saat Terima Kunjungan Menpora dan Rombongan
"Dan kami mengingatkan untuk tidak bermain-main dengan dana otsus yang ada di Aceh, itu tidak boleh untuk pelaksaanan PON, ini penting kami ingatkan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-PPP-di-DPRA_Ihsanuddin-MZ_.jpg)