Berita Lhokseumawe
Buka Kelas Jurnalistik BJI, Ketua AJI Lhokseumawe: Era Digital Wartawan Dituntut Multitasking
Untuk diketahui BJI merupakan Sekolah Jurnalisme yang didirikan AJI Lhokseumawe pada tahun 2012.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nur Nihayati
Ia menyemangati peserta Kelas BJI Angkatan VI dan menjawab setiap pertanyaan saat sesi diskusi berlangsung cukup intens.
“Saya setuju dengan Irman yang tadi menekankan pentingnya jurnalis menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Jurnalis harus disiplin verifikasi dalam menguji setiap informasi. Taat kepada KEJ, itulah yang membedakan jurnalis dengan penulis di media sosial,” ujar mantan Ketua AJI Lhokseumawe itu.
Ayi yang juga pengajar ilmu jurnalistik di Universitas Malikussaleh ikut berbagi materi “Sinergi Konten Media Massa dengan Media Sosial”,
“Lingkaran Digitalisasi dan Ekonomi Media”, dan “Peran Ekonomi Media dalam Industri Media Massa”.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/F20230924jf1.jpg)