Dea OnlyFans
Masih Ingat Dea OnlyFans? Kini Bebas Murni, PAP Ijazah Lulus Pesantren
Masih ingat Dea OnlyFans? Kreator konten dewasa itu kini bebas murni, bikin story PAP ijazah lulus pesantren.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Ansari Hasyim
"Yang jadi permasalahan saya adalah anak ini nanti bakal gimana kalau saya masih berlarut-larut dalam masalah seperti ini."
"Anak ini gimana itu yang saya sedihkan," paparnya.
Baca juga: Jangan Daftar CPNS Sebelum Baca Ini, Penting dan Fatal Bila Dilalaikan CASN
Dea ditetapkan sebagai tersangka karena unggahannya di situs OnlyFans melanggar peraturan perundang-undangan.
Dea dijerat Pasal 27 Ayat (1) jo Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan atau Pasal 4 Ayat (1) jo Pasal 29, dan atau Pasal 4 Ayat (2) jo Pasal 30, dan atau Pasal 8 jo Pasal 34 dan atau Pasal 9 jo Pasal 35, dan atau Pasal 10 jo Pasal 36 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
Mengenal Apa Itu Situs OnlyFans
Dikutip Kompas.com dari Evening Standard (27/3/2022), OnlyFans adalah platform media sosial yang memungkinkan pembuat konten untuk memposting konten dan menerima pembayaran langsung dari pengikut mereka atau "penggemar/fans" melalui langganan atau tip satu kali.
Platform ini berbasis di Inggris dan didirikan oleh CEO Timothy Stokely pada tahun 2016.
OnlyFans sangat populer, memiliki sekitar 30 juta pengguna terdaftar dan sekitar 450.000 pembuat konten pada tahun 2022.
Dalam platform ini, penggemar dapat membayar langganan ke kreator tertentu.
Salah satu contoh pembuatan konten di platform ini bisa dengan mengunggah video latihan kebugaran.
YouTuber pada umumnya menggunakan situs ini sebagai aliran pendapatan.
Baca juga: Putri Ariani Dinobatkan Sebagai Juara 4 AGT 2023, Juara Pertama Adrian Stoica and Hurricane
Perusahaan mengungkapkan, kreator dengan 10.000 pengikut dapat memperoleh antara 499 dollar AS atau sekitar Rp 7,16 juta sampai 2.495 dollar AS atau sekitar Rp 35,8 juta per bulan.
Platform ini memang mengambil potongan 20 persen dari pendapatan apa pun, tetapi dikatakan telah membayar lebih dari 700 juta dollar AS kepada pembuat konten.
Sejak pandemi melanda, platform tersebut dikabarkan telah mengalami peningkatan lebih dari 75 persen. Artinya, banyak orang melakukan pendaftaran akun.
Pada April 2020, ada sebanyak 150.000 pengguna baru setiap 24 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Masih-Ingat-Dea-OnlyFans-Kini-Bebas-Murni-PAP-Ijazah-Lulus-Pesantren-2.jpg)