Berita Aceh Besar

1204 Siswa SMP di Aceh Besar Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, 1 Orang Raih Predikat Sangat Unggul

Sebanyak 1204 siswa Aceh Besar jenjang SMP mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) pada 5 hingga 12 Oktober 2023.

Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi, SPd, MPd 

Laporan Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sebanyak 1204 siswa Aceh Besar jenjang SMP mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) pada 5 hingga 12 Oktober 2023.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama apik antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi, MPd mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak sehingga UKBI bisa terlaksana.

“Terima kasih kami terutama kepada Balai Bahasa Provinsi Aceh, kepala sekolah, guru, operator sekolah, dan para siswa yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Agus.

Agus Jumaidi menyebutkan UKBI pada tahun 2023 ini diikuti oleh 19 sekolah yang ada di Kabupaten Aceh Besar.

Di antaranya adalah, SMPN 3 Ingin Jaya, SMPN 1 Darul Imarah, SMPN 2 Ingin Jaya, SMPN 1 Peukan Bada, SMPN 2 Blang Bintang, SMPN 3 Montasik, SMPN 1 Montasik, SMPN 1 Baitussalam, dan SMPN 2 Darul Imarah.

“Kemudian, SMPN 2 Seulimeum, SMPN Ali Hasjmy, SMPN 1 Simpang Tiga, SMPN 1 Kuta Cot Glie, SMPN 2 Mesjid Raya, SMPN 1 Lhoong, SMPN 1 Pulo Aceh, SMPN 1 Mesjid Raya, SMPN 3 Fauzul Kabir, dan SMPN 1 Kota Jantho,” rinci Plt Kadisdikbud Aceh Besar.

Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) tersebut, ungkap Agus Jumadi, dilaksanakan mulai 5 sampai 12 Oktober 2023.

"Kali ini merupakan tahun kedua pelaksanaan UKBI, dan alhamdulillah peserta maupun sekolah yang ikut, jumlahnya meningkat,” sebut dia.

“Yang lebih menggembirakan, nilai yang diperoleh siswa pun meningkat," ucap Plt Kadisdikbud dengan gembira.

Secara rinci, Agus Jumaidi memaparkan, nama-nama peserta per Predikat.

Untuk Predikat Sangat Unggul, beber dia, hanya ada 1 siswa yakni Muhammad Althfal Afflah dari SMPN 1 Peukan Bada.

Untuk Predikat Unggul, urainya, ada 2 orang. Lalu, Predikat Madya sebanyak 65 orang, Predikat Semenjana 152 orang, Predikat Marginal 353 orang, dan Predikat Terbatas sebanyak 464 orang.

“Ada juga siswa yang Tidak Berpredikat yang berjumlah sebanyak 167 orang,” paparnya.

“Kegiatan UKBI merupakan salah satu cara untuk mengukur kemahiran siswa dalam berbahasa Indonesia. Ini perlu terus dilakukan agar Bahasa Indonesia dapat lestari dalam diri anak bangsa,” tukas dia.

Agus Jumaidi memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah, terutama guru Bahasa Indonesia yang telah membimbing siswa-siswi dan memberikan pengetahuan tentang berbahasa Indonesia yang baik dan benar untuk anak didiknya.

"Semoga di tahun depan, semua sekolah jenjang SMP di Aceh Besar dapat mengikuti UKBI dan nilai yang didapat juga dengan predikat yang bagus," tutup Agus Jumaidi.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved