Konflik Palestina vs Israel

Jelang Subuh, 110 Orang Palestina Meninggal di Gaza Akibat Serangan Udara Israel di 4 Lokasi

Setidaknya 110 orang dilaporkan meninggal akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza menjelang fajar atau waktu subuh pada Selasa (24/10/2023).

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
AFP
Warga Palestina mengungsi setelah Israel menggempur Masjid Sousi di Kota Gaza, 9 Oktober 2023. 

Jelang Subuh, 110 Orang Palestina Meninggal di Gaza Akibat Serangan Udara Israel

SERAMBINEWS.COM - Setidaknya 110 orang dilaporkan meninggal akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza menjelang fajar atau waktu subuh pada Selasa (24/10/2023).

Korban termasuk wanita dan anak-anak, menurut laporan sumber medis.

Dalam beberapa jam terakhir, serangan udara Israel dilaporkan terjadi di kamp pengungsi al-Shati di Gaza utara dan al-Balad di Jabalia.

Serangan militer Israel juga terhadi di kamp pengungsi al-Bureij di Gaza tengah serta dua wilayah di selatan, Rafah dan Khan Younis.

Baca juga: Bombardir Gaza Tanpa Henti, Kini Israel Lakukan Serang di Lebanon

Gambar satelit selebaran milik Maxar Technologies yang diambil pada 18 Oktober 2023 ini menunjukkan dampak serangan terhadap rumah sakit Al-Ahli dan daerah sekitarnya di Kota Gaza, pada 17 Oktober 2023. Kelompok militan Palestina Hamas, yang menguasai wilayah tersebut , menuduh Israel berada di balik ledakan tersebut. Tentara Israel menyalahkan serangan roket yang gagal dilakukan sekutu Hamas, Jihad Islam, yang menggambarkan tuduhan itu sebagai
Gambar satelit selebaran milik Maxar Technologies yang diambil pada 18 Oktober 2023 ini menunjukkan dampak serangan terhadap rumah sakit Al-Ahli dan daerah sekitarnya di Kota Gaza, pada 17 Oktober 2023. Kelompok militan Palestina Hamas, yang menguasai wilayah tersebut , menuduh Israel berada di balik ledakan tersebut. Tentara Israel menyalahkan serangan roket yang gagal dilakukan sekutu Hamas, Jihad Islam, yang menggambarkan tuduhan itu sebagai "kebohongan". Baik laporan Israel maupun Palestina tidak dapat dikuatkan secara independen. (Citra satelit ©2023 Maxar Technologies / AFP) ()

Kantor berita Palestina WAFA, dikutip dari Al Jazeera, membenarkan kabar tersebut, dengan menyebutkan jumlah korban terbanyak terjadi di Rafah dengan lebih dari 30 orang meninggal.

Sumber medis juga mengatakan bahwa sedikitnya 23 orang meninggal, termasuk anak-anak, dan lebih dari 80 lainnya terluka di Khan Younis. 

Banyak korban di Khan Younis dibawa ke Rumah Sakit al-Nasser.

Puluhan orang juga dilaporkan meninggal dalam serangan terpisah di kamp pengungsi al-Shati dan al-Bureij.

 

Israel Bersumpah Akan Melakukan Serangan 'Tanpa Henti' 

Israel telah menjanjikan serangan “tanpa henti” untuk melenyapkan kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Pihak berwenang Palestina setiap waktu terus melaporkan puluhan orang meninggal dalam serangan udara terbaru di Gaza.

Setidaknya 28 orang meninggal pada Senin (23/10/2023) dalam serangan terhadap beberapa rumah di sebuah distrik dekat Rafah, Gaza selatan.

Setidaknya 14 orang lainnya juga meninggal akibat ledakan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar menyusul serangan Israel di Khan Younis.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved