Citizen Reporter
Kumpulan Beasiswa ke Luar Negeri yang Wajib Dicoba
Perantauan tanpa tujuan sama seperti mengejar ketidakpastian dalam ketidakpastian. Untuk itu, penting bagi kita untuk menentukan tujuan sebelum masuk
FAIZ ARHASY, Mahasiswa Aceh di Universitas Sivas Cumhuriyet, Turkiye, melaporkan dari Turkiye
RANTAU adalah kata yang di dalamnya mengandung kekuatan, keberanian, dan kegigihan yang membakar semangat jiwa yang mendengarnya.
Di sisi lain, kata itu juga mengandung kepedihan, kesedihan, dan kepahitan yang akan membuat hati orang ciut ketika mendengarnya. Itulah “rantau”, kata yang mengandung banyak misteri di dalamnya.
Ya, memang begitulah kenyataannya. Bahkan, sifat misteri dari rantau itulah yang bisa membuat jiwa semakin tertantang. Namun, tentunya perantauan tanpa tujuan juga merupakan suatu yang keliru.
Perantauan tanpa tujuan sama seperti mengejar ketidakpastian dalam ketidakpastian. Untuk itu, penting bagi kita untuk menentukan tujuan sebelum masuk ke dalam dunia perantauan.
Bagi para pelajar, rantau bukanlah kata yang asing. Pasti ada banyak pelajar yang bercita-cita ingin menjadi seorang perantau. Begitu pula dengan pelajar di Aceh. Jika kita bertanya kepada para pelajar di Aceh, pasti kita akan menemukan jumlah yang tidak sedikit dari para pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar Aceh. Dengan alasan kualitas dan pengalaman yang lebih baik, banyak pelajar Aceh yang ingin melanjutkan studi ke luar seperti ke Pulau Jawa. Namun, sangat sedikit dari para pelajar Aceh yang bercita-cita ingin menjadi perantau di negara orang. Padahal, perantau di luar negri memiliki lebih banyak kelebihan dibanding perantau di dalam negeri yang pastinya akan memberikan banyak dampak positif pada perantau itu sendiri, bahkan bagi Aceh.
Untuk itu, penting rasanya bagi para pelajar Aceh untuk menargetkan cita-cita yang lebih tinggi lagi, bukan hanya sekadar menjadi pengembara ilmu di dalam negeri, tetapi juga harus menjadi pengembara ilmu di luar negeri demi kemajuan Aceh. Banyak beasiswa yang tersedia bagi para pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Tentunya ini juga merupakan peluang bagi para pelajar Aceh untuk menjadi perantau di luar negeri. Berikut beberapa beasiswa yang bisa menjadi pilihan untuk studi ke luar negeri.
1. Imam Hatip Scholarship
Imam Hatip Scholarship adalah beasiswa 'fully funded' yang ditawarkan oleh Pemerintah Turkiye melalui Turkiye Diyanet Vakfı kepada pelajar muslim asing yang ingin melanjutkan sekolah menengah atas di SMA Imam Hatip Turkiye. Selain pelajaran Islam, di sana juga diajarkan pelajaran umum sehingga para pelajar tetap bisa melanjutkan kuliah di jurusan umum.
Cakupan beasiswa yang diberikan adalah tiket keberangkatan dan kepulangan setelah lulus, tiket pulang-pergi setiap tahun, akomodasi, biaya pendidikan, asuransi kesehatan, dan uang saku. pendaftaran dapat dilakukan melalui https://diyanetburslari.tdv.org/
2. Stipendum Hungaricum
Beasiswa 'fully funded' dari Pemerintah Hungaria yang dikelola oleh Tempus Public Foundation ini dibuka untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran dibuka mulai bulan November setiap tahunnya. Beasiswa ini juga memberikan kuota pasti untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Hungaria. Tahun 2023 Pemerintah Hungaria memberikan 110 kuota untuk Indonesia. Jumlah ini meningkat 10 angka dibanding tahun 2022, yaitu 100 kuota. Pendaftaran beasiswa Stipendum Hungaricum dapat dilakukan melalui website www.stipendiumhungaricum.hu.
3. YTB Scholarship
YTB Scholarship adalah beasiswa dari Pemerintah Turkiye untuk mahasiswa asing yang ingin kuliah di Turkiye. Beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa ini mencakup tiket keberangkatan dan kepulangan (pascastudi), biaya kuliah, kursus bahasa, asuransi kesehatan, tempat tinggal, dan uang saku bulanan. Beasiswa ini terbuka untuk semua jurusan.
Seleksi beasiswa ini terdiri atas dua tahap, yaitu seleksi berkas dan wawancara. Seleksi berkas dilakukan secara online melalui website www.turkiyebursları.gov.tr. Sedangkan seleksi wawancara dilakukan secara offline di Aceh atau Jakarta. Pendaftaran biasa dibuka pada bulan Januari hingga Februari setiap tahun. Beasiswa ini juga tidak mewajibkan sertifikat bahasa seperti TOEFL. Sertifikat bahasa hanya diperlukan untuk universitas yang mewajibkannya. Biasanya universitas yang menggunakan bahasa Turkiye sebagai bahasa pengantar tidak mewajibkan sertifikat bahasa saat pendaftaran.
4. Rumania Government Scholarship
Rumania Government Scholarship adalah beasiswa dari Pemerintah Rumania yang diberikan kepada pelajar internasional di luar kawasan Uni Eropa. Beasiswa ini terbuka untuk jenjang S1, S2, dan S3 di semua jurusan kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi. Beasiswa ini mencakup kursus bahasa Rumania, biaya kuliah, akomodasi (tergantung universitas), asuransi kesehatan dan uang saku bulanan. Namun, beasiswa ini tidak menanggung tiket keberangkatan dan kepulangan setelah lulus. Beasiswa juga tidak diberikan 'full' dalam setahun, beasiswa hanya diberikan di bulan-bulan akademik. Sedangkan di bulan nonakademik (musim panas) beasiswa tidak diberikan. Seleksi beasiswa ini hanya melalui seleksi berkas yang dilaksanakan secara online melalui https://studyinromania.gov.ro/
5. TDV Scholarship
TDV Scholarship adalah beasiswa 'fully funded' yang ditawarkan oleh Pemerintah Turkiye bagi mahasiswa asing yang ingin berkuliah teologi Islam di Turkiye. Beasiswa yang diberikan melalui Turkiye Diyanet Vakfı ini terbuka untuk jenjang S1, S2, dan S3. Cakupan beasiswa yang diberikan adalah tiket keberangkatan dan kepulangan (pascastudi), tiket pulang-pergi Indonesia-Turkiye setiap tahun, uang saku bulanan, kursus bahasa, biaya kuliah, asuransi kesehatan, dan tempat tinggal. Ya, beasiswa ini memiliki sedikit kelebihan daripada beasiswa YTB, yaitu penanggungan tiket pulang-pergi Indonesia-Turkiye pada zetiap musim libur.
Seleksi beasiswa ini terdiri atas dua tahap, yaitu berkas dan wawancara, sama seperti beasiswa YTB. Seleksi berkas dilakukan secara online melalui website yang sama seperti beasiswa Imam Hatip Scholarship yaitu https://diyanetburslari.tdv.org/
6. MEXT
MEXT atau yang disebut juga dengan MONBUKAGAKUSHO adalah beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Jepang bagi pelajar yang ingin menempuh studi di Jepang. Beasiswa ini diberikan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang. Beasiswa ini meliputi biaya hidup dan pendidikan.
Program yang ditawarkan untuk pelajar Indonesia adalah Reasearch Student bagi lulusan perguruan tinggi, sarjana, kampus teknologi, dan perguruan tinggi pelatihan profesional untuk lulusan SMA, Japanese Studies bagi mahasiswa prodi Jepang dan pelatihan guru bagi guru. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di website https://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fiz-harasy-5959.jpg)