Gebyar PKA 8 2023
Jelang Pembukaan PKA-8, Cengkeh Jadi Andalan Rempah dari Simeulue
Sementara untuk anjungan Simeulue, mereka banyak menampilkan poster informatif perihal aneka rempah dari Simeulue. Mulai dari hasil cengkeh, asam...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Jelang pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA)-8, sejumlah anjungan kabupaten/kota yang ada di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh terus berbenah, Sabtu (4/11/2023).
Dimana cengkeh di sana sudah ditanam oleh masyarakat sejak turun-temurun dan erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Simeulue.
"Di sana hasil cengkeh ini juga digunakan untuk membayar zakat masyarakat dan juga sebagai anggaran untuk pelaksanaan haji mereka," katanya saat berbincang-bincang dengan Serambinews.com.
Selain itu, dengan rempah cengkeh sebagai andalan dari Simeulue, diharapkan pemerintah dapat melakukan perhatian lebih atas tanaman tersebut.
Khususnya di Simeulue, baik itu dari peremajaan, pembibitan dan sebagainya.
"Karena ini adalah tanaman potensial dari Simeulue. Sayang jika tidak ada peremajaan," pungkasnya.(*)
Baca juga: Saksikan Penampilan Marching Band Gita Handayani di Opening Ceremony PKA-8 2023 Malam Ini
Berita Terkait
Berita Terkait: #Gebyar PKA 8 2023
Sabet Juara Umum di PKA ke 8, Kontingen Aceh Selatan Disambut Meriah di Perbatasan |
![]() |
---|
Aceh Barat Juara Harapan I PKA Ke-8, Pj Bupati Apresiasi Panitia |
![]() |
---|
PKA Ke-8 Berakhir, Anggota DPRK Sabri Badruddin Harap Generasi Muda Pahami Budaya Setiap Daerah |
![]() |
---|
Aceh Besar Raih Juara 2 Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8 Tahun 2023 |
![]() |
---|
Selama PKA, Konsorsium Pasarkan Bawang Merah hingga 200 Kg per Hari, Segini Harga Dijual |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.