OPINI

Mental Model dan Media Sosial

Selain itu mental model juga merupakan suatu pembuatan peta atau model kerangka kerja dalam setiap individu untuk melihat bagaimana

Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Fikrizal 

Media sosial juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber informasi seperti lowongan pekerjaan, berita, hiburan, isu global, dan sebagainya. Karena banyaknya informasi yang bergulir dengan mudah di media sosial, akan tetapi kita harus mampu menyaringnya agar tidak terjebak berita hoax.

Media sosial juga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan. Banyak aplikasi di media sosial yang dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan dengan cara berjualan online atau membuka  market place.

Mental Model dan Media Sosial

Mental model dan media sosial saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain. Media sosial dapat membentuk, mengubah, atau memperkuat mental model kita tentang berbagai hal seperti politik, kesehatan, budaya dan agama. Sebaliknya, mental model kita juga dapat mempengaruhi cara kita menggunakan media sosial, seperti apa yang kita pilih untuk melihat, membaca, menyukai, komentar, atau bagikan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hubungan antara mental model dan media sosial.

Pertama, kita harus menyadari bahwa mental model kita tidak selalu benar atau akurat. Kita mungkin memiliki kesalahan, bias, atau kekurangan dalam pemahaman kita tentang dunia. Kita harus bersedia untuk belajar dari sumber-sumber yang kredibel dan terpercaya, serta mendengarkan sudut pandang yang berbeda dari kita.

Kedua, kita harus kritis dan selektif dalam mengonsumsi informasi di media sosial. Tidak semua informasi yang ada di media sosial adalah fakta atau benar.

Ada banyak informasi yang salah, menyesatkan, atau bahkan berbahaya yang dapat merusak mental model kita atau membuat kita terlibat dalam konflik atau perpecahan dengan orang lain. Kita harus memeriksa kebenaran dan sumber informasi sebelum percaya atau menyebarkannya.

Ketiga, kita harus menggunakan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab. Media sosial adalah alat yang dapat digunakan untuk hal-hal yang baik atau buruk. Kita dapat menggunakan media sosial untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, kolaborasi, solidaritas, dan gotong royong dengan orang lain. 

Namun, kita juga harus menghindari penggunaan media sosial yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain, seperti cyberbullying, ujaran kebencian, spamming, atau phishing.

Oleh karen itu mental model dan media sosial mempunyai hubungan yang sangat erat sehingga dapat mempengaruhi terbentuknya mental model. Apabila kita salah dalam penggunaan atau mengakses media sosial maka mental model kita juga akan terbentuk ke arah yang salah dan dapat mengganggu perkembangan mental model kita.

Akan tetapi sebaliknya apabila kita bijak dan benar dalam penggunaan media sosial maka karakter dan perkembangan mental model kita akan kearah yang baik dan dapat bermanfaat untuk diri sendiri, lingkungan dan orang lain.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved