Gebyar PKA 8

Berikan Multi Efek Positif, YARA Apresiasi Pelaksanaan PKA 8

Menurut Haji Embong, Pekan Budaya ini memberikan multi efek lainnya selain sebagai ajang mempertontonkan berbagai kebudayaan yang ada di Aceh.

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Kepala Perwakilan YARA Kota Banda Aceh, Yuni Eko Hariatna alias Haji Embong, mengapresiasi pelaksaan Pekan Kebudayaan Aceh yang ke 8 dengan tema “Rempahkan Bumi, Puihkan Dunia”. 

Menurut Haji Embong, Pekan Budaya ini memberikan multi efek lainnya selain sebagai ajang mempertontonkan berbagai kebudayaan yang ada di Aceh. 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Perwakilan YARA Kota Banda Aceh, Yuni Eko Hariatna alias Haji Embong, mengapresiasi pelaksaan Pekan Kebudayaan Aceh yang ke 8 dengan tema “Rempahkan Bumi, Pulihkan Dunia”. 

Menurut Haji Embong, Pekan Budaya ini memberikan multi efek lainnya selain sebagai ajang mempertontonkan berbagai kebudayaan yang ada di Aceh. 

Kegiatan yang juga di isi dengan seminar jalur remah, pameran UMKM dan juga berbagai hasil kerajinan dari dunia Pendidikan di Aceh dengan menghadirkan seluruh Cabang Dinas Pendidikan  di Aceh.

“Selain sebagai ajang penampilan berbagai kebudayaan di Aceh, juga menampilkan berbagai produk rempah dan produksi UMKM serta hasil kreativitas di dunia pendidikan di Aceh yang di tampilan oleh setiap Cabang Dinas Pendidikan di Aceh," katanya, Jumat (10/11/2023).

YARA Perwakilan Banda Aceh melihat, even juga telah memberikan ruang pertemuan lapangan usaha bagi masyarakat, ada banyak produk UMKM yang diminati untuk di pasarkan kembali oleh masyarakat.

Salah satunya Rokok Tembakau Gayo yang ditampilkan di stan Kabupaten Aceh Tengah dan Pasar Tradisional, ada warga dari kabupaten lain. 

Baca juga: Animo Pengunjung Sangat Banyak, Iskandar Al-Farlaky Apresiasi PKA-8

Bahkan tidak sedikit dari provinsi lain yang meminta, untuk menjual produk rokok binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Aceh dan Kantor Bea Cukai Lhokseumawe ini.

“Rokok Tembakau Hijau binaan Disperindag dan Kantor Bea Cukai Lhokseumawe ini salah satu produk UMKM yang banyak diminati oleh pengunjung di luar Aceh. Mereka melihat peluang bisnisnya dari produksi tembakau ini, saya sudah berkunjung stan Aceh Tengah yang menampilkan tembakau asli dari Aceh Tengah dengan aroma khas ini, dan merupakan salah satu dampak dari ajang PKA ini," ungkapnya.

Haji Embong mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk mengampil peran dan kesempatan usaha yang ditampilkan di PKA ini, sangat banyak manfaat dari PKA ke 8 ini. 

Haji Embong juga meminta kepada para pelaku UMKM Aceh, agar produknya yang belum lengkap legalitasnya untuk segera diurus, seperti sertifikat halal dan sertifikasi BPOM.

Agar nanti ketika ada mitra yang ingin berinvestasi, produknya sudah siap dipasarkan secara legal.

“Dalam pantauan kami, masih banyak produk UMKM yang ditampilkan belum melengkapi legalitas secara lengkap, seperti sertifikasi halal dan BPOM, ini perlu diperhatikan oleh para pelaku UMKM di Aceh. Karena ketika mereka ingin menjadi mitra bisnis dari produk tersebut ternyata legalitas produknya belum lengkap, dan ini akan menghilangkan peluang berkembang bagi UMKM itu sendiri," pungkasnya.(*)

Baca juga: Penyanyi Nasional Nabila Taqiyyah Dipastikan Tampil di Acara Penutupan PKA-8, Ada Juga Artis Lokal


 

 
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved