Berita Banda Aceh

Guru dan Siswa SMAN 1 Banda Aceh Raih Medali Emas dan 3 Silver dalam Ajang Internasional di Bali

Dalam ajang perlombaan bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientists Association (IYSA) berkolaborasi dengan Universita

Penulis: Misran Asri | Editor: Mursal Ismail
FOR SERAMBINEWS.COM 
Guru dan siswa SMAN 1 Banda Aceh foto bersama di depan Gedung Rektorat Universitas Udayana Denpasar, Bali 

Dalam ajang perlombaan bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientists Association (IYSA) berkolaborasi dengan Universitas Udayana itu, guru dan siswa SMAN 1 Banda Aceh berhasil meraih 1 medali emas, 3 silver, dan 1 spesial award.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - SMAN 1 Banda Aceh menorehkan prestasi memukau dalam lomba International Science and Invention Fair (ISIF) di Bali, 7 - 11 November 2023.

Dalam ajang perlombaan bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientists Association (IYSA) berkolaborasi dengan Universitas Udayana itu, guru dan siswa SMAN 1 Banda Aceh berhasil meraih 1 medali emas, 3 silver, dan 1 spesial award.

Perlombaan ISIF itu diikuti peserta 28 negara yang terbagi dalam 685 tim.

Dari jumlah itu, 421 tim mengikuti online serta 264 lainnya mengikuti offline.

Dari 10 negara datang langsung ke Bali di antaranya Kazakhstan, Uzbekistan, Hongkong, Malaysia, Iran, Meksiko, Rumania, Singapura dan Indonesia.

Sisanya dari 18 negara lainnya mengikuti secara online.

Baca juga: Inara Rusli Ucapkan Maaf hingga Beri Pesan Menyentuh untuk Virgoun, Setelah Resmi Cerai

Kepala SMAN 1 Banda Aceh, Nilawati, MPd, menyampaikan hal ini dalam siaran pers kepada Serambinews.com Senin (13/11/2023).

Dikatakan pada Ajang ISIF SMAN 1 Banda Aceh mengirim 2 grup, masing-masing 5 siswa

Tim I didampingi oleh Sri Pancaningsih SPd, yang terdiri atas peserta

1. Zietty Zhafira Zhahira
2. Zia Nabila
3. Aufar Hanif

Baca juga: Oknum Polisi Diduga Pasang Baliho Prabowo-Gibran di Jatim, IPNU Lhokseumawe Minta Ini ke Kapolri

4. Muhammad Arief
5. Iffa Khalisha Balqis.
Produk: Tridax procumbens leaf extract as An anti inflammatory Agent and hair growth stimulant in shampho bar.

Tim II didampingi oleh Linda SPd., MPd, yang terdiri atas peserta.

1. Mazaya Rania Fahmi
2. Malek Assiddiq
3. Fanny Adela Yasmine                                                                                                                                                                                                                                     4. Cut Putri Adinda Natasya
5. Cut Kayla Putri Amalda.
Produk:The potential of muraya koenigii (curry leaves) extract to promote hair growth and hair fall prevention.

Baca juga: 28 Tabung Oksigen Dinkes Pidie Dicuri, 3 Pelaku Dibekuk

"Alhamdulillah masing-masing tim dapat meraih 1 medali silver dan 1 special award," ujar Kepala SMAN 1 Banda Aceh ini.

Menurutnya, keberhasilan kali ini mengikuti jejak rekan-rekannya yang sudah terlebih dulu menyabet 1 medali silver Bidang Teknologi Bel Otomatis pada event 3rd World Youth Invention and Innovation Award yang diselenggarakan oleh IYSA pada 9 sampai dengan 15 Oktober 2023 lalu di Yogyakarta yang juga bertaraf Internasional.

Pada saat itu tim didampingi Zuyadi SPd beranggotakan:
1. M. Azriel F1
2. M. Raihan Al Afif, F6
3. Sultan Arkan F5
4. Zia Refki zulzila F8.

"Dengan mengikuti event ini, saya sebagai kepala sekolah berharap dapat meningkatkan kreativitas, dan menumbuhkan kepercayaan diri siswa," harap Nilawati.

Pasalnya, kata Nilawati, pembelajaran tidak hanya menekankan pada konsep. Namun, lebih ke aksi untuk menciptakan suatu karya yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam waktu yang bersamaan sebutnya dua guru SMAN 1 Banda Aceh, yakni Linda MPd dan Lora Sandita. SPd juga mengikuti lomba National Research Teacher Competition (NRTC) yang  diselenggarakan oleh IYSA  berhasil meraih 1 medali emas.

"Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan orang tua, guru SMAN 1 khususnya guru pendamping, ketua komite Pak HT Hadi, MM yang luar biasa supportnya serta dukungan Kacabdin Banda Aceh/Aceh Besar dan Dinas Pendidikan Aceh," terangnya.

Nilawati juga menyebutkan SMAN 1 sebagai pelaksana sekolah penggerak angkatan 2, di mana saat ini berjalan 3 sementer sudah menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan.

Sistem pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yang memberi kesepakatan siswa berkembang sesuai bakat dan minat dan kemampuannya.

"Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi guru-guru dan siswa siswi yang lain," pungkas Kepala SMAN 1 Banda Aceh, Nilawati. (*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved