Konflik Palestina vs Israel
Jokowi Siap Sampaikan Hasil KTT Luar Biasa OKI kepada Joe Biden: Israel Harus Bertanggung Jawab
Sebelumnya, KTT Luar Biasa OKI menghasilkan pernyataan keras sehubungan serangan Israel ke Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober lalu.
"OKI harus bersatu, harus berada di garis depan menggunakan semua cara damai, semua pengaruh, dan semua upaya diplomasi untuk bela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,” kata Jokowi sebagaimana dikutip laman resmi Sekretariat Kabinet RI.
“Satu bulan telah terjadi kekejaman ini dunia seolah benar-benar tidak berdaya. Lebih dari 7,9 miliar penduduk dunia, lebih dari 190 pimpinan negara, tapi sampai saat ini tak satu pun mampu hentikan kekejaman ini," ujarnya.
Jokowi pun menyampaikan empat saran yang bisa dilakukan OKI untuk menghentikan Israel.
Saran pertama adalah mendesak gencatan senjata segera.
“Tanpa gencatan senjata, situasi tak akan membaik. Israel telah gunakan narasi ‘self defense‘ dan terus lakukan pembunuhan rakyat sipil. Ini tak lain sebuah collective punishment. Kita semua harus cari jalan agar Israel segera lakukan gencatan senjata,” kata Jokowi.
Kedua, bantuan kemanusiaan dipercepat penyalurannya dan diperluas jangkauannya. Ketiga, OKI menggunakan semua lini untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas kejahatan kemanusiaan.
Keempat, kata Jokowi, adalah OKI harus mendesak perundingan damai segera dimulai kembali untuk mewujudkan solusi dua negara. Jokowi menolak opsi solusi satu negara untuk menyelesaikan masalah Palestina.
“Jika memang mekanisme kuartet sudah tidak dapat diandalkan, maka OKI harus mendorong proses negosiasi damai dengan format baru, dan Indonesia siap berkontribusi dalam negosiasi damai tersebut,” kata Jokowi.
Jokowi sendiri akan bertolak ke Amerika Serikat (AS) untuk menemui Presiden Joe Biden usai menghadiri KTT Luar Biasa OKI di Riyadh.
Jokowi disebut akan meminta Biden untuk menghentikan kekerasan Israel di Gaza.
Sejak 7 Oktober lalu, Israel telah membantai 11.078 jiwa di Jalur Gaza, termasuk 4.506 anak-anak. Data korban Palestina tersebut terakhir diperbarui pada Jumat (10/11) sore waktu setempat karena pengepungan dan serangan Israel menyulitkan pencatatan.
Baca juga: VIDEO Jokowi dan Para Pemimpin Negara Islam Sepakat Nyatakan Israel Lakukan Kejahatan Perang
Jokowi: Tindakan Keji di Palestina Langgar Hukum Internasional, Harus Segera Dihentikan
Presiden RI Joko Widodo menyatakan bahwa tindakan keji terhadap masyarakat Palestina melanggar hukum internasional dan nilai-nilai kemanusiaan.
Jokowi pun mendesak kekerasan di Jalur Gaza dan Tepi Barat segera dihentikan.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat bertemu Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang digelar di King Abdulaziz International Convention Center (KAICC), Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (11/11/2023).
AS Akan Tolak dan Cabut Visa Presiden Palestina dan Pejabatnya, Dilarang Hadiri Sidang PBB |
![]() |
---|
Trump Sesumbar Akhiri Perang Gaza dalam Dua Pekan di Tengah Serangan Israel yang Terus Meningkat |
![]() |
---|
Kehancuran Rumah Sakit Nasser Gaza usai Serangan Ganda Israel, 22 Orang Tewas Termasuk 5 Jurnalis |
![]() |
---|
Trump Siapkan Rencana Gaza Pasca-perang, Warga Palestina Khawatir Jadi Korban Relokasi Paksa |
![]() |
---|
Enam Orang Tewas dan Puluhan Terluka Akibat Serangan Israel ke Ibu Kota Yaman, Houthi Janji Balas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.